Naik Pesawat Kini Bebas Antigen dan PCR, Ayo Nonton MotoGP di Mandalika!

Selasa, 08 Maret 2022 - 11:48 WIB
loading...
Naik Pesawat Kini Bebas...
Penampakan Sikrukit MotoGp di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).Foto/dok
A A A
MATARAM - Kebijakan pemerintah yang tidak lagi mewajibkan test antigen maupun pcr saat hendak menggunakan transportasi publik darat, laut dan udara disambut gembira insan pariwisata. Kebijakan ini bagaikan melepas ikatan tali di dada. Dan kini insan pariwisata bisa bernafas lega.

Kebijakan tidak lagi memberlakukan antigen dan PCR di transportasi publik, termasuk pesawat tentu akan meningkatkan perjalanan wisata. Ini juga akan berdampak positif bagi gelaran MotoGP di sirkuit Mandalika, Lombok, NTB. Diyakini bakal ada peningkatan kunjungan yang signifikan ke Lombok.

Baca juga: 4 Warga Tewas Terpanggang saat Kebakaran Landa 4 Ruko di Balikpapan

Kadispar NTB Yusron Hadi menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya kebijakan bebas antigen dan PCR, terlebih untuk penumpang pesawat, bakal mempercepat pemulihan dan kebangkitan pariwisata Lombok Sumbawa.

"Bagi kami kebijakan ini sangat positif mempercepat pemulihan dan kebangkitan pariwisata Lombok Sumbawa. Dengan ini semakin terbuka kesempatan masyarakat yang sudah vaksin lengkap ataupun booster untuk datang, kapan saja berwisata. Mudah-mudahan akan semakin banyak wisatawan yang datang terlebih beberapa hari ke depan NTB akan menjadi tuan rumah gelaran motoGP," ujar Yusron Hadi, saat dihubungi, Selasa (8/2/2022).

Yusron pun mengajak masyarakat untuk datang berwisata ke Lombok Sumbawa, NTB. Saat ini, kata Yusron, kasus Covid-19 di NTB pun cukup rendah.

"Mari berwisata ke lombok Sumbawa, kasus covid NTB rendah. Positif rate perhari untuk NTB saat ini 1,46 jauh dibawah dibawah standard rate 5 asal tapi tetap perhatikan dan terapkan protokol kesehatan yang baik," ujar Yusron.

Yusron menuturkan destinasi Lombok Sumbawa sangat siap menerima kunjungan wisatawan. "Kita siap menerima kunjungan wisatawan. Gili Tramena, Mandalika, Sembalun, sekotong, Tambora, pulau moyo, Pantai Lakey dan desa-desa wisata yang tersebar di NTB siap menerima kunjungan wisatawan," ujar Yusron.

Baca juga: Penampakan 2 Pembunuh Wanita Cantik yang Mayatnya Dibuang di Arcamanik

Dikatakannya, tempat-tempat yang dikunjungi juga siap menerapkan protokol kesehatan yang baik, tansportasi yang mendukung, produk UMKM tak kalah siapnya, atraksi seni budaya pun demikian.

Perihal ketersediaan penginapan, khususnya menjelang gelaran MotoGP, Yusron mengatakan wisatawan jangan ragu karena masih banyak penginapan yang tersedia. "Penginapan kita masih ada, jangan ragu datang menonton, menginap, dan berwisata di lombok Sumbawa,"kata Yusron.

Menurut Yusron per hari ini 8 Maret penginapan masih 6.664 kamar atau berkurang dari 7.211 kamar 4 Maret lalu. Sekitar 547 kamar, ini terjadi karena ada penambahan keterisian penginapan di lombok.

Penambahan keterisian kamar ini terjadi di Mandalika, Mataram, Gili, Sembalun, Tete batu dan Jerowaru.

Sementara itu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, kebijakan perjalanan domestik tanpa antigen dan tes usap PCR akan mendorong pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif. Dia berharap hal ini menjadi momentum pemulihan ekonomi.

"Kegiatan perjalanan dalam negeri juga tak perlu antgien untuk yang sudah vaksinasi. Ini yang bisa kami sampaikan mudah-mudahan, menambah semangat dan momentum untuk bangkit ekonomi kita terutama pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga dalam weekly press briefing, Jakarta, Senin (7/3).

Sandiaga mengatakan, beberapa event internasional akan digelar dalam beberapa bulan ke depan. Termasuk MotoGP yang kini tinggal menghitung hari. Ini akan turut mendorong kunjungan masyarakat ke beberapa tempat destinasi, tentunya akan berdampak positif pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sebelumnya Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan pihaknya memutuskan untuk meniadakan tes antigen atau PCR bagi perjalanan domestik yang sudah melakukan vaksinasi lengkap. Hal ini diputuskan dalam rapat terbatas Evaluasi PPKM, Senin (7/2/2022).

"Pelaku perjalanan domestik, baik darat atau laut, yang sudah melakukan vaksinasi lengkap, tidak perlu menunjukkan hasil tes antigen atau PCR negatif. Hal ini ditetapkan dalam Surat Edaran oleh kementrian dan lembaga terkait yang akan terbit dalam waktu dekat," ujar Luhut dalam konferensi pers secara daring di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 7 Maret 2022.

Selain itu, hasil rapat juga memutuskan seluruh pertandingan olahraga dapat kembali dihadiri penonton. Syaratnya, penyelenggara harus memastikan para penonton sudah melalukan vaksinasi booster dan menggunakan PeduliLindungi.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rayakan 50 Ribu Penumpang,...
Rayakan 50 Ribu Penumpang, FlyJaya Buka Rute Morowali dan Tambah 3 Armada ATR 72
Pesawat Smart Air Ditembaki...
Pesawat Smart Air Ditembaki di Papua, 13 Penumpang termasuk 1 Balita Selamat
Kronologi Penembakan...
Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua yang Tewaskan 2 Pilot
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Smart Air Ditembak di Bandara Koroway Batu Papua, 2 Pilot Dikabarkan Tewas
Soal Korban Pesawat...
Soal Korban Pesawat ATR Jatuh di Sulsel, Kepala Basarnas Berharap Ada Mukjizat
Pesawat ATR Jatuh di...
Pesawat ATR Jatuh di Sulsel Pernah Ikut Bantu Cari Korban Kapal Terbakar
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Rekomendasi
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Lesti Kejora Dukung...
Lesti Kejora Dukung Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Perselingkuhan
Berita Terkini
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Infografis
Pesawat Airbus A400M...
Pesawat Airbus A400M Mendarat di Lanud Halim, Perkuat Armada Tempur TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved