As Roda Patah, Truk Hantam Dump Truk di Jalan Raya Semarang - Yogyakarta

Selasa, 08 Maret 2022 - 08:13 WIB
loading...
As Roda Patah, Truk Hantam Dump Truk di Jalan Raya Semarang - Yogyakarta
Dua truk kecelakaan menutup jalan raya Semarang - Yogyakarta tepatnya di daerah perbatasan Kabupaten Semarang - Temanggung, Selasa (8/3/2022). Foto/ist
A A A
SEMARANG - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Semarang - Yogyakarta tepatnya di daerah perbatasan Kabupaten Semarang - Temanggung, Selasa (8/3/2022). Truk bermuatan pasir menabrak dump truk Toyota Dyna yang juga bermuatan pasir.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan ini. Namun badan truk melintang di tengah jalan sehingga arus lalulintas tersendat. Hanya kendaraan kecil yang bisa melintas. Itu pun harus bergantian.

Baca juga: Malam Ini Merapi Bergolak, Muntahkan Wedus Gembel Sejauh 2 Km

Informasi yang dihimpun wartawan menyebutkan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Awalnya truk bermuatan pasir melaju dari arah Magelang menuju Semarang. Sesampainya di tanjakan Banaran, Bedono, Jambu, Kabupaten Semarang, as roda truk tersebut patah.

Truk langsung berjalan mundur. Di belakangnya ada truk pasir Toyota Dyna dan langsung banting stir ke kanan untuk menghindari terjadinya tabrakan. Tetapi truk yang mengalami patah as roda berjalan sisak sehingga menghantam bak truk yang melaju di belakangnya.

"Truk yang di depan as rodanya patah. Truk yang di belakang sudah berusaha menghindar dengan banting stir ke kanan. Namun, tetap kena (tertabrak) baknya hingga jebol," kata salah seorang sopir truk, Kliwon (40).



Setelah menghantam dump truk, truk pasir terguling dan melintang menutup medan jalan jalur Magelang - Yogyakarta. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur tersebut macet total. Arus lalu lintas baru bisa bergerak setelah sejumlah sopir dan warga mengatur arus lalu lintas dengan cara buka tutup.

Akan tetapi yang bisa melintas hanya mobil kecil. Meski demikian, terjadi penumpukan arus lalulintas di dua arah hingga beberapa ratus meter. Pengendara kendaraan bermotor yang menuju Semarang maupun Magelang diimbau untuk mencari jalir alternatif.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3631 seconds (11.210#12.26)