5 Warga Positif COVID-19, Grobogan Terganjal Menuju New Normal
Senin, 15 Juni 2020 - 16:32 WIB
loading...
A
A
A
Bupati Grobogan Sri Sumarni mengaku, Kabupaten Grobogan masih masuk dalam zona merah COVID-19.
“Karenanya rencana untuk menuju new normal yang tinggal selangkah lagi akhirnya terganjal oleh munculnya sejumlah pasien positif COVID-19 tersebut. Padahal kita selalu berulang kali mengimbau dan meminta seluruh warga Grobogan, Jawa Tengah untuk selalu waspada dan mentaati protokol kesehatan. Namun masih banyak yang tidak mengindahkan imbauan tersebut,” kata Bupati Grobogan Sri Sumarni, Senin (15/6/2020).
Sri Sumarni menambahkan, dengan tertundanya Grobogan masuk new normal berarti sangat membatasi ruang gerak warga untuk beraktifitas di luar rumah karena masih sangat rentan untuk terpapar virus Corona.
Bupati juga meminta kepada seluruh warga untuk selalu mentaati aturan protokol kesehatan.
“Jumlah pasien dalam pengawasan yang dinyatakan positif COVID-19 untuk hari ini sudah mencapai 38 orang dan empat diantaranya meninggal dunia. Untuk menekan jumlah pasien positif COVID-19 tim gugus tugas COVID-19 terus melakukan pemeriksaan rapid test di seluruh sektor terutama di pasar-pasar tradisional yang dianggap sangat rawan akan penularan virus Corona,” tandasnya.
“Karenanya rencana untuk menuju new normal yang tinggal selangkah lagi akhirnya terganjal oleh munculnya sejumlah pasien positif COVID-19 tersebut. Padahal kita selalu berulang kali mengimbau dan meminta seluruh warga Grobogan, Jawa Tengah untuk selalu waspada dan mentaati protokol kesehatan. Namun masih banyak yang tidak mengindahkan imbauan tersebut,” kata Bupati Grobogan Sri Sumarni, Senin (15/6/2020).
Sri Sumarni menambahkan, dengan tertundanya Grobogan masuk new normal berarti sangat membatasi ruang gerak warga untuk beraktifitas di luar rumah karena masih sangat rentan untuk terpapar virus Corona.
Bupati juga meminta kepada seluruh warga untuk selalu mentaati aturan protokol kesehatan.
“Jumlah pasien dalam pengawasan yang dinyatakan positif COVID-19 untuk hari ini sudah mencapai 38 orang dan empat diantaranya meninggal dunia. Untuk menekan jumlah pasien positif COVID-19 tim gugus tugas COVID-19 terus melakukan pemeriksaan rapid test di seluruh sektor terutama di pasar-pasar tradisional yang dianggap sangat rawan akan penularan virus Corona,” tandasnya.
(sms)
Lihat Juga :