Kesenian Terbangan Sambut Kepulangan Pasien Sembuh COVID-19
Senin, 15 Juni 2020 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A
Suasananya semakin pecah ketika pasien sembuh itu mulai turun dari mobil ambulance dan melihat momen penyambutan itu. Ia pun tak kuasa menahan air matanya. Apalagi, penyambutan itu tidak hanya dilakukan oleh warga, namun disambut pula oleh camat dan jajarannya, jajaran kelurahan, RT/RW, personel Babinsa dan Babinkamtibmas, bahkan Kepala Puskesmas Rangkah pun juga ikut menyambut kedatangan mereka.
Indah dan anaknya, Farel yang merupakan pasien sembuh COVID-19 turun dari mobil ambulance dengan air mata haru. Mereka mengaku lega dan teramat bahagia lantaran sudah kembali pulang ke rumahnya. Ia juga mengakui selama berada di Hotel Asrama Haji segala kebutuhannya dipenuhi.
"Senang bisa sehat. Selalu dikasih apa yang dibutuhkan. Lega sekali sudah ada di rumah," kata Indah, warga Tambak Sari yang baru pulang itu.
Ketua RW 6 Kelurahan Rangkah, Sigit mengatakan, momen tersebut menjadi bukti bahwa warga dapat melawan COVID-19 dengan mematuhi protokol kesehatan. Ia juga menyampaikan penyambutan ini sebagai bentuk rasa syukur atas kembali pulangnya warga setelah menjalani karantina meskipun dengan cara yang sederhana.
"Kita membuat sambutan yang sederhana tapi luar biasa. Bahwa ini kuasa Tuhan, kuasa Allah," kata Sigit. (Baca juga: Pamer Amal di Medsos? Hati-hati Dengan Riya dan Sum'ah )
Sigit menjelaskan, saat melepas warga untuk menjalani karantina, ia bersama tetangga lainnya melepas kepergian pasien dengan penuh isak tangis. Namun, tangisan itu terbayar sudah ketika warga yang sempat terkonfirmasi itu akhirnya pulang usai menjelani perawatan dengan status sembuh. "Ini seperti Hari Raya Idul Fitri. Kita seperti menyambut hari kemenangan. Lega, bahagia. Itu rasanya," ungkapnya.
Indah dan anaknya, Farel yang merupakan pasien sembuh COVID-19 turun dari mobil ambulance dengan air mata haru. Mereka mengaku lega dan teramat bahagia lantaran sudah kembali pulang ke rumahnya. Ia juga mengakui selama berada di Hotel Asrama Haji segala kebutuhannya dipenuhi.
"Senang bisa sehat. Selalu dikasih apa yang dibutuhkan. Lega sekali sudah ada di rumah," kata Indah, warga Tambak Sari yang baru pulang itu.
Ketua RW 6 Kelurahan Rangkah, Sigit mengatakan, momen tersebut menjadi bukti bahwa warga dapat melawan COVID-19 dengan mematuhi protokol kesehatan. Ia juga menyampaikan penyambutan ini sebagai bentuk rasa syukur atas kembali pulangnya warga setelah menjalani karantina meskipun dengan cara yang sederhana.
"Kita membuat sambutan yang sederhana tapi luar biasa. Bahwa ini kuasa Tuhan, kuasa Allah," kata Sigit. (Baca juga: Pamer Amal di Medsos? Hati-hati Dengan Riya dan Sum'ah )
Sigit menjelaskan, saat melepas warga untuk menjalani karantina, ia bersama tetangga lainnya melepas kepergian pasien dengan penuh isak tangis. Namun, tangisan itu terbayar sudah ketika warga yang sempat terkonfirmasi itu akhirnya pulang usai menjelani perawatan dengan status sembuh. "Ini seperti Hari Raya Idul Fitri. Kita seperti menyambut hari kemenangan. Lega, bahagia. Itu rasanya," ungkapnya.
Lihat Juga :