Bupati Pasaman Ngamuk di Posko Penanganan Bencana Gempa Bumi

Kamis, 03 Maret 2022 - 12:26 WIB
loading...
Bupati Pasaman Ngamuk...
Kesal mendapati distribusi bantuan untuk korban gempa tidak sesuai prosedur, Bupati Pasaman, Benny Utama marah-marah di posko induk di kantor kecamatan. Foto/iNews TV/Wahyu Sikumbang
A A A
PASAMAN - Bupati Pasaman, Benny Utama meluapkan kemarahannya di posko induk penanganan bencana gempa bumi di kantor Kecamatan Tigo Nagari. Pasalnya, dia mendapati distribusi bantuan untuk korban gempa bumi yang tidak sesuai prosedur.

Baca juga: Gempa Bermagnitudo 4,9 Guncang Nabire Ini Dampak dan Analisis BMKG

Saat itu, Benny menemukan tumpukan bantuan yang siap diangkut tanpa mekanisme yang jelas. Dengan nada tinggi, Benny menanyakan sistem pendisitribusian bantuan untuk korban gempa bumi tanpa prosedural itu ke camat.



"Pak camat, saya ingin tahu siapa yang menyetujui? Katanya untuk Bukit Lintang. Katanya Bukit Lintang tidak dapat apa-apa. Itu kan tidak baik terdengarnya keluar. Mereka dapat tapi dikatakan tidak," ujar Benny dengan nada tinggi.

Baca juga: Viral! Petugas Pemadam Kebakaran Gerinda Anting di Alat Kelamin Pemuda Blitar

Petugas posko penanganan gempa bumi, kedapatan Benny tengah memberikan bantuan pada pengungsi secara pribadi, tanpa prosedur dan mekanisme yang jelas. Benny memastikan semua bantuan akan dibagikan kepada warganya yang terdampak gempa bumi, tentunya dengan jalur distribusi yang benar.

Benny semakin emosi, ketika melihat tumpukan bantuan yang siap untuk dibawa tanpa prosedur. Sehingga mempertanyakan kepada camat, tentang pihak yang menyetujui bantuan keluar dari posko. Pada malam sebelumnya, Benny telah menegaskan kepada petugas, agar pendistribusian bantuan untuk korban gempa bumi harus sesuai prosedur.

"Ini posko induk, cara pendistribusian dan cara menerima bantuan harus jelas. Bantuan untuk masyarakat harus sampai sesuai dengan peruntukannya. Kita juga mendengar keluhan-keluhan dari masyarakat terkait distribusi bantuan," tegas Benny.

Baca juga: Umat Hindu Laksanakan Catur Brata Penyepian, Pantai Kuta Lengang

Hingga Kamis (3/3/2022), bantuan untuk korban gempa di Kabupaten Pasaman, terus berdatangan. Sesuai prosedurnya, seluruh bantuan di drop ke posko induk di kantor kecamatan, lalu diambil oleh wali nagari dan didistribusikan oleh jorong kepada korban gempa di wilayahnya masing-masing.

Bantuan juga dapat diambil langsung dengan cara datang posko, oleh pihak yang membawa surat pertanggung jawaban pendistribusian dari wali nagari. Banyaknya masalah dalam proses pendistribusian bantuan, juga disorot oleh anggota DPR, Ade Rezki Pratama, saat memberikan bantuan ke posko gempa di Kabupaten Pasaman, dan Kabupaten Pasaman Barat.

Ade meminta bantuan yang telah sampai di posko, agar didistribusikan secara bijak. "Ini tanggung jawab kemanusiaan kita bersama, untuk saudara kita baik di Pasaman Barat, dan Pasaman. Tadi melihat begitu banyak yang membawa bantuan lalu lalang, menandakan persaudaraan kita masih kuat. Agar kiranya bantuan ini dapat didistribusikan secara bijak, sesuai porsi masing-masing," tegasnya.

Baca juga: Usai Pesta Miras, 2 Pria di Jepara Cabuli Gadis 16 Tahun

Sementara, melihat mulai banyaknya bantuan dari berbagai pihak yang tiba di posko induk, membuat pengungsi berharap juga mendapat bagian, karena beberapa kebutuhan selama mengungsi seperti tikar, alat masak, dan bahan makanan belum terpenuhi.

"Pondok tenda sudah ada tapi belum ada alasnya. Tempat masak belum ada. Tidak ada yang bisa kami bawa ke sini. Tikar untuk alas tempat tidur, alat masak, dan gas untuk memasak belum ada. Kami membutuhkan juga minyak serta beras," ujar pengungsi korban gempa, Tina.

Sebanyak 7.500 jiwa korban gempa di Kabupaten Pasaman, masih berada di pengungsian. Jumlah ini sudah jauh menurun, karena sebagian pengungsi yang rumahnya rusak ringan mencoba kembali dan tinggal di rumah masing-masing.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved