Penambang Liar Rusak Situs Raja Bone di Desa Nagauleng
Rabu, 23 Februari 2022 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kapolsek Cenrana, AKP Sulaini, menuturkan pihaknya bersama Danramil sudah menindaklanjuti dengan menutup aktivitas tambang. Kata dia, semua alat berat yang ada di areal itu sudah ditarik.
"Kita sudah ke lokasi dan menutup langsung aktivitas tambang tersebut karena memang di lokasi situs bersejarah yang harusnya dijaga, justru dirusak oleh oknum," kata AKP Sulaini.
Ia menegaskan jika aktivitas tambang tersebut tidak berizin. "Dan tidak ada sebenarnya lokasi tambang di Cenrana yang berizin. Tentu ini akan kita pantau terus," tegasnya.
Hal senada disampaikan Danramil Cenrana, Peltu Sugeng Mulyono, juga membenarkan jika di situs bersejarah Kerajaan Bone, dirusak oleh para penambang liar.
"Kemarin ada laporan dan kita cek. Benar saja di kawasan yang ditambang itu merupakan situs kerajaan Bone. Kemarin saya bersama Kapolsek temui operatornya dan saya minta agar aktivitas tambang dihentikan," ucapnya.
"Kita sudah ke lokasi dan menutup langsung aktivitas tambang tersebut karena memang di lokasi situs bersejarah yang harusnya dijaga, justru dirusak oleh oknum," kata AKP Sulaini.
Ia menegaskan jika aktivitas tambang tersebut tidak berizin. "Dan tidak ada sebenarnya lokasi tambang di Cenrana yang berizin. Tentu ini akan kita pantau terus," tegasnya.
Hal senada disampaikan Danramil Cenrana, Peltu Sugeng Mulyono, juga membenarkan jika di situs bersejarah Kerajaan Bone, dirusak oleh para penambang liar.
"Kemarin ada laporan dan kita cek. Benar saja di kawasan yang ditambang itu merupakan situs kerajaan Bone. Kemarin saya bersama Kapolsek temui operatornya dan saya minta agar aktivitas tambang dihentikan," ucapnya.
(tri)
Lihat Juga :