Kelompok KNPB Aniaya Warga hingga Tewas di Maybrat Papua Barat
Minggu, 14 Juni 2020 - 19:55 WIB
loading...
A
A
A
"Saat korban dan rekan-rekannya tiba di Kampung Sory, Distrik Aifat Selatan dan melihat ada pemalangan di sekitar jalan poros utama yang menuju Kampung Tahsimara Distrik Aifat Selatan.
Kemudian kedua korban dan rekan-rekannya hendak turun dari kendaraan kemudian korban dan rekannya bertanya kepada warga yang berada di sekitar kampung tersebut.(Baca juga: Terlanjur Cinta, Pemuda asal Nganjuk Nikahi Nenek Berusia 71 Tahun )
"Kenapa palang jalan, lalu seorang warga yang belakangan diketahui sebagai pelaku utama menjawab bahwa ada kejadian di Kampung Kamundan, namun pada saat itu pelaku bersama 3 rekan lain dalam posisi memegang parang dan anak panah." Jelas AKBP Adam Erwindi saat dikonfirmasi Okezone z Minggu (14/6/2020).
Selanjutnya, menurut Adam, tidak lama kemudian pelaku dan 3 rekan lainya menyampaikan kepada Kedua korban bahwa kalian ini yang membakar atau merusak Kantor KNPB di Kampung Aisa, namun korban (I dan II bersama ketiga saksi tersebut membantah atas tuduhan yang dilontarkan oleh pelaku satu dan dua. Pelaku pertama dan kedua tetap bersikeras bahwa korban satu dan dua adalah otak dari pengrusakan kantor KNPB.
Selang beberap menit kemudian, Pelaku (I, II, III dan IV) langsung menyerang terhadap Korban (I dan II) serta Saksi (I,II dan III).
Kemudian kedua korban dan rekan-rekannya hendak turun dari kendaraan kemudian korban dan rekannya bertanya kepada warga yang berada di sekitar kampung tersebut.(Baca juga: Terlanjur Cinta, Pemuda asal Nganjuk Nikahi Nenek Berusia 71 Tahun )
"Kenapa palang jalan, lalu seorang warga yang belakangan diketahui sebagai pelaku utama menjawab bahwa ada kejadian di Kampung Kamundan, namun pada saat itu pelaku bersama 3 rekan lain dalam posisi memegang parang dan anak panah." Jelas AKBP Adam Erwindi saat dikonfirmasi Okezone z Minggu (14/6/2020).
Selanjutnya, menurut Adam, tidak lama kemudian pelaku dan 3 rekan lainya menyampaikan kepada Kedua korban bahwa kalian ini yang membakar atau merusak Kantor KNPB di Kampung Aisa, namun korban (I dan II bersama ketiga saksi tersebut membantah atas tuduhan yang dilontarkan oleh pelaku satu dan dua. Pelaku pertama dan kedua tetap bersikeras bahwa korban satu dan dua adalah otak dari pengrusakan kantor KNPB.
Selang beberap menit kemudian, Pelaku (I, II, III dan IV) langsung menyerang terhadap Korban (I dan II) serta Saksi (I,II dan III).
Lihat Juga :