TKI Asal Luwu Tertahan di Arab Saudi Gegara Data Vaksin Palsu

Minggu, 20 Februari 2022 - 10:43 WIB
loading...
TKI Asal Luwu Tertahan...
TKI asal Kabupaten Luwu tertahan di Arab Saudi karena persoalan data vaksin palsu. Foto/Ilustrasi
A A A
BELOPA - Satu orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Luwu, bernama Gilang tertahan di Arab Saudi , karena persoalan data vaksin palsu.

"Anak saya sekarang di Arab, mau vaksin, ada jenis vaksin tertentu yang diwajibkan di sana," ujar Asrida yang merupakan Orang Tua Gilang.

Namun saat petugas memeriksa data Gilang, terkonfirmasi bahawa dia sudah melakukan vaksinasi 2 kali jenis Sinovac di Bua.

"Pengakuan anak saya dia belum pernah vaksin apa lagi di Bua, karena dia sekarang di Arab Saudi," ujarnya.

Baca Juga: Ini Sejumlah Gejala pada Pasien Omicron, Termasuk yang Sudah Divaksin

Karena persoalan tersebut, Gilang terpaksa mendapat karantina sementara hingga ada kejelasan status vaksinnya.

"Anak saya sekarang tertahan (bukan ditahan.red) di sana, sementara saya urus berkas vaksinnya di Luwu," katanya.

Lanjut orang tua Gilang, dirinya sudah menghadap ke PKM Bua, namun belum ada solusi. Dia justru diminta ke Polres Luwu , lalu kembali diarahkan ke petugas vaksinator di PKM Bua untuk melakukan perbaikan data.

Baca Juga: Gandeng STP Unhas, Pemkab Luwu Sosialisasi Desa Inovatif

"Orang Polres bilang agar menghadap ke Puskesmas Bua untuk dilakukan perbaikan data. Saya berharap segera ada solusi. Saya juga heran kenapa bisa masuk data vaksin anak saya bahkan sudah dua kali padahal pengakuannya belum pernah vaksin," sesalnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr Rosnawary Basir, yang dimintai keterangan oleh SINDOnews belum memberikan jawaban terkait persoalan data vaksin palsu yang menimpa Gilang.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Keterbukaan Informasi...
Dukung Keterbukaan Informasi Publik, Polresta Sidoarjo Terima Penghargaan iNews
Pastikan Warga Manado...
Pastikan Warga Manado Tervaksin, Kapolda Sulut Sidak Vaksinasi di Mal
Kabareskrim dan Kapolda...
Kabareskrim dan Kapolda Jatim Pantau Langsung Percepatan Vaksinasi di Pamekasan
MNC Peduli Dukung Pelaksanaan...
MNC Peduli Dukung Pelaksanaan Vaksinasi di Puskesmas Sitopeng Cirebon
Keren, Peserta Vaksinasi...
Keren, Peserta Vaksinasi Dapat Hadiah Motor dan Laptop dari Kapolda Riau
Omicron Menggila, Biddokkes...
Omicron Menggila, Biddokkes Polda Kepri Kebut Vaksinasi Booster
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Vaksin Booster Covid-19...
Vaksin Booster Covid-19 Tak Harus Sama dengan yang Primer, Begini Aturan Kombinasinya
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Covid-19, Dinkes DKI Jakarta Tambah Lokasi Vaksinasi
Rekomendasi
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved