Inovasi Kedai Bumil di Lutra Diklaim Efisiensi Anggaran Ratusan Juta Rupiah
Senin, 14 Februari 2022 - 22:41 WIB
loading...
A
A
A
Juinar mengatakan keunikan inovasi itu adalah mampu mengubah mindset bahwa sekali sesar harus sesar lagi, tanpa harus menggunakan obat-obatan. “Dengan inovasi ini, ibu hamil yang pernah sesar, lebih percaya diri, merasa aman dan nyaman dalam melahirkan , dan tidak khawatir akan intervensi SC, kecuali ada hal urgen terjadi,” jelasnya.
Ia mencatat tahun 2020 sebanyak 51 ibu hamil yang pernah SC atau mempunyai faktor risiko SC dapat melahirkan secara alami. Pun di tahun 2021, sebanyak 45 ibu hamil yang pernah SC atau mempunyai faktor risiko dapat melahirkan secara alami.
"Dengan inovasi ini, bumil yang melahirkan normal dapat pulih lebih cepat,” terangnya.
Ia juga mengungkapkan manfaat lain dari inovasi ini. Kata dia, inovasi tersebut mampu mengefisiensi anggaran pada sistem Jaminan Kesehatan Nasional sekitar Rp384 juta.
"Ya, sekitar Rp384 juta dana dapat diefisienkan dengan perhitungan bahwa setiap sesar, klaim terendah yang dibayarkan BPJS adalah Rp4.000.000,” pungkasnya. Untuk diketahui, inovasi tersebut ikut dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Pemprov Sulsel.
Ia mencatat tahun 2020 sebanyak 51 ibu hamil yang pernah SC atau mempunyai faktor risiko SC dapat melahirkan secara alami. Pun di tahun 2021, sebanyak 45 ibu hamil yang pernah SC atau mempunyai faktor risiko dapat melahirkan secara alami.
"Dengan inovasi ini, bumil yang melahirkan normal dapat pulih lebih cepat,” terangnya.
Ia juga mengungkapkan manfaat lain dari inovasi ini. Kata dia, inovasi tersebut mampu mengefisiensi anggaran pada sistem Jaminan Kesehatan Nasional sekitar Rp384 juta.
"Ya, sekitar Rp384 juta dana dapat diefisienkan dengan perhitungan bahwa setiap sesar, klaim terendah yang dibayarkan BPJS adalah Rp4.000.000,” pungkasnya. Untuk diketahui, inovasi tersebut ikut dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Pemprov Sulsel.
Lihat Juga :