Tekan Penyebaran Corona, Pemprov Jabar Dorong Rapid Test di Perusahaan
Kamis, 23 April 2020 - 20:13 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut Daud mengatakan, hingga kini memang belum ada kebijakan yang mewajibkan perusahaan menyiapkan tempat isolasi bagi karyawannya yang terinfeksi Corona. "Yang jelas, kalau ada salah satu karyawannya yang positif, akan dilayani sesuai dengan protokol kesehatan," tandasnya. (Baca : Tradisi Munggahan Abaikan PSBB, Aa Umbara Ancam Tutup Pasar Tradisional)
Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, rapid test juga harus dilakukan kepada karyawan pabrik di yang diizinkan masih beroperasi. Operasional pabrik pun, kata dia, harus seizin kepala daerah setempat setelah rapid test dilaksanakan.
"Jadi, pabrik harus melakukan tes masif juga kepada karyawannya. Setelah tes masif dilakukan, maka bupati dan wali kota PSBB mengizinkan jika mereka membuktikan tidak ada yang positif melalui tes masif," katanya.
Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, rapid test juga harus dilakukan kepada karyawan pabrik di yang diizinkan masih beroperasi. Operasional pabrik pun, kata dia, harus seizin kepala daerah setempat setelah rapid test dilaksanakan.
"Jadi, pabrik harus melakukan tes masif juga kepada karyawannya. Setelah tes masif dilakukan, maka bupati dan wali kota PSBB mengizinkan jika mereka membuktikan tidak ada yang positif melalui tes masif," katanya.
(muh)
Lihat Juga :