13 Pengeroyok Sekuriti di Gowa Diciduk, 3 Pelaku Masih Bocah

Jum'at, 04 Februari 2022 - 14:08 WIB
loading...
13 Pengeroyok Sekuriti...
Polres Gowa telah mengamankan 13 terduga pelaku penyerangan terhadap sekuriti di awal Februari 2022. Sebanyak 10 orang ditetapkan tersangka dan tiga lainnya belum jadi tersangka karena berstatus anak di bawah umur. Foto/SINDOnews/Ansar Jumasang
A A A
GOWA - Kepolisian Resor (Polres) Gowa menciduk 13 terduga pelaku penyerangan terhadap sekuriti di daerah berjuluk Butta Bersejarah, beberapa waktu lalu. Mereka disinyalir merupakan kawanan geng motor yang mengeroyok dan menganiaya sekuriti.

Kasat Reskrim Polres Gowa , AKP Bobby Rachman, mengungkapkan dari 13 terduga pelaku yang ditangkap, sebanyak 10 orang ditetapkan jadi tersangka. Sisanya tiga terduga pelaku belum ditetapkan tersangka karena masih bocah alias anak di bawah umur.

"Ada 13 kita amankan. Tiga orang anak di bawah umur. Selebihnya atau 10 orang ini ditetapkan tersangka," kata Boby, Jumat (4/2/2022).

Adapun ke-10 terduga pelaku pun rata-rata masih remaja. Masing-masing berinisial FM (22), AR (22), RY (16), WR (16), NF (25), AR (14), AS (15), SE (17), MR (17), dan TN (17).

Baca Juga: Sekuriti di Gowa Dilempar Batu dan Dipanah Sekelompok OTK

Boby menjelaskan kasus penyerangan terhadap sekuriti itu terbongkar, setelah pihak penyidik mendalami bukti CCTV yang berada di lokasi kejadian.

''Pengungkapan kasus ini berdasarkan rekaman CCTV yang telah kami dapatkan, kemudian dilakukan penyelidikan selanjutnya para pelaku berhasil kita ringkus,'' ujar Boby.

Sekadar diketahui, belasan terduga pelaku itu melakukan penyerangan terhadap sekuriti di Jalan Baso Daeng Bunga, Kabupaten Gowa, Selasa (2/2/2022) lalu.

"Mereka menyerang korban menggunakan senjata tajam. Tak hanya itu, mereka juga menganiaya korban hingga melempari pos tersebut dengan batu,'' tuturnya

Dari penangkapan tersebut, pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa 3 unit motor, 13 mata panah busur, 2 buah batu kali, 2 bilah parang, 2 buah ketapel busur dan 1 buah mesin serta gurinda pembuat mata panah busur.

"Motifnya balas dendam antara Geng Swadaya dengan Geng Pelor . Sebelum terjadi penyerangan, para tersangka berencana melakukan penyerangan terhadap geng motor yang bersebelahan dengan pos sekuriti (Geng Pelor). Karena ada keributan, lalu sekuriti mengecek keluar, lalu para pelaku balik melakukan penyerangan . Para pelaku menduga sekuriti tersebut merupakan salah satu anggota kelompok geng motor Pelor,'' sambung Boby.

Baca Juga: Bupati Gowa Sebut Penyederhanaan Birokrasi Ciptakan Pemerintahan Dinamis

Menurutnya, kedua geng motor ini pernah berpapasan saat melintas di Jalan Baso Daeng Bunga, lalu terjadi ketersinggungan dan menyulut emosi dari kedua kubu. Pertikaian itu memuncak dan berujung saling serang.

"Karena kedatangan sekuriti dikira kelompok geng Pelor, lalu kelompok geng Swadaya menyerang korban menggunakan mata panah busur dan melempari pos sekuriti. Para pelaku pun saat itu langsung melarikan diri," ungkap Boby.

Terhadap peristiwa tersebut para tersangka dijerat Pasal 170 ayat (1) KUHP dan pasal 351 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1e KUHP. (Ansar)
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Sadis! Geng Motor Bacok...
Sadis! Geng Motor Bacok 2 Pengendara Motor di Flyover Cibodas Tangerang
FGD Sespimma Polri Angkatan...
FGD Sespimma Polri Angkatan ke-75, Perkuat Community Policing Atasi Geng Motor di Garut
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Terungkap, Kehadiran...
Terungkap, Kehadiran Ranny Fahd di Polda Metro Jaya Bukan sebagai Anggota DPR
Sikapi Dugaan Pengeroyokan...
Sikapi Dugaan Pengeroyokan Fahd El Fouz A Rafiq di Polda Metro, Bapera: Tidak Benar
Pengeroyokan Juru Parkir...
Pengeroyokan Juru Parkir Ditangkap Polisi di Kabupaten Bandung
Keroyok dan Telanjangi...
Keroyok dan Telanjangi Wanita di Jalan, Sekeluarga di Jakut Jadi Tersangka
10 Orang Tak Dikenal...
10 Orang Tak Dikenal Keroyok Seorang Pria di Karawaci, Korban Koma hingga Akhirnya Tewas
Rekomendasi
Jajang C Noer Sebut...
Jajang C Noer Sebut Nadiem Makarim Tak Bersalah, Kritik Vonis 10 Tahun Penjara
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Berita Terkini
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved