Sepasang Kekasih di Makassar Kuras Harta Pemilik Kos Rp200 Juta

Selasa, 01 Februari 2022 - 18:27 WIB
loading...
Sepasang Kekasih di...
Sepasang kekasih di Kota Makassar diamankan polisi akibat diduga menguras harta pemilik kos berkisar Rp200 juta. Si pria bertindak selaku eksekutor dan si perempuan bertindak sebagai penadah. Foto/Ilustrasi/dok SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Unit Jatanras Polrestabes Makassar mengungkap kasus dugaan pencurian milik pemilik indekos di Kecamatan Tamalate. Pelaku adalah penyewa kamar kos itu sendiri adalah lelaki berinisial MFI (22). Ironisnya, sang pemuda melibatkan kekasihnya yang disinyalir bertindak sebagai penadah.

Kanit Jatanras Polrestabes Makassar , Iptu Muhammad Afhi Abrianto, mengatakan pelaku menggasak 120 gram emas, duit Rp90 juta, satu unit sepeda motor dan satu unit handphone milik korban. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp200 juta.

Penangkapan MFI, kata Afhi, berlangsung dramatis. Awalnya polisi mendapat informasi keberadaan pelaku di Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. Petugas bergerak ke lokasi tersebut pada Minggu (30/1/2022).

"Sampai di lokasi, pelaku kabur menggunakan sepeda motor. Anggota kemudian mengejar dan mencegat lelaki MFI di Jalan Poros Malino Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa," kata Afhi, Selasa (1/2/2022).

Baca Juga: Buruh Harian di Makassar Tewas Gegara Tabrak Tembok Rumah Warga

Namun, lanjut Afhi, pelaku melawan dengan menabrakkan sepeda motornya ke polisi yang melakukan penangkapan. Kemudian MFI melompat dari motor dan melarikan diri ke kawasan hutan pinus.

Polisi yang melakukan pengejaran ke dalam hutan berhasil membekuknya, tetapi menurut Afhi, pelaku kembali melakukan perlawanan dan berusaha merebut senjata petugas.

"Sehingga anggota memberikan tembakan peringatan untuk yang bersangkutan berhenti melawan. Namun upaya tersebut tidak dihiraukan, sehingga dengan sangat terpaksa kami lumpuhkan di kaki kanan sebanyak dua kali," ujarnya.

MFI lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diberikan tindakan medis. Polisi juga melakukan interogasi di sana. Hasilnya, ada beberapa orang yang diduga sebagai penadah termasuk kekasih pelaku.

Polisi kemudian mengembangkan keterangan pelaku dan berhasil membekuk delapan orang terduga penadah. Dimana tiga di antaranya adalah perempuan, termasuk kekasih MFI.

Adapun ketujuh terduga penadah yakni perempuan NH (18), NF (21), ID (21). Lalu lelaki DZ (29), SU (32), SI (39), FA (23) dan AL (37). Khusus NH dan NF diduga kuat turut menikmati hasil curian yang ditaksir mencapai Rp200 juta.

Afhi menjelaskan pelaku berpura-pura menyewa kamar kos milik korban, lalu mempelajari situasi dan kondisi di lokasi. Ketika mendapati pemilik kosan tidak di rumahnya, pelaku pun beraksi.

Baca Juga: Kehabisan Stok, Vaksinasi Booster di Makassar Terhenti

"Korban sementara pergi salat subuh, kemudian pelaku masuk dalam rumah dan mengambil barang berharga milik korban lalu pergi. Pelaku kemudian menjual perhiasan, hasilnya diberikan ke pacarnya," tukasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi yakni, ponsel merek Iphone XR biru, Iphone 12 Pro Max emas, Iphone 8 putih, dan Vivo biru. Tiga unit sepeda motor merek Yamaha Fiz R, Mio M3 dan Fino.

Selain itu, perhiasan berupa 3 gelang emas, 8 gelang biasa, 2 gelang emas anak, 1 kalung emas, 2 pasang anting emas, 2 liontin kalung emas, 8 cincin emas, uang Rp13 juta lebih dan beberapa surat berharga.

Saat ini para terduga pelaku diamankan di Satreskrim Polrestabes Makassar . Penyidik bakal menjerat MFI dengan Pasal 362 KUHPidana, ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara. Khusus penadah dikenakan Pasal 480 KUHPidana, ancaman maksimal 4 tahun penjara.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Pencuri 108 Tas Lululemon...
3 Pencuri 108 Tas Lululemon di Kargo Bandara Soetta Ditangkap, Korban Rugi Rp1 Miliar
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
1.300 Mahasiswa KKN...
1.300 Mahasiswa KKN di Lumajang DitarikĀ Gara-gara Kasus Pencurian Motor
Teknisi IT Bank BJB...
Teknisi IT Bank BJB Soreang Curi Rp2,1 Miliar dari Brankas untuk Beli Kendaraan
Seminggu, Polres Pelabuhan...
Seminggu, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bongkar 3 Kasus Curanmor
Sadis, Pelaku Curanmor...
Sadis, Pelaku Curanmor Tembak Pemilik Motor hingga Kritis di Tebet
Perempuan Ini Lempar...
Perempuan Ini Lempar Bom ke Pacarnya saat Bertengkar, Kini Terancam Dipenjara 25 Tahun
Pria Ini Ditangkap karena...
Pria Ini Ditangkap karena Tinggalkan Pacarnya di Puncak Gunung Tertinggi Austria hingga Mati Membeku
Darurat Judi Online,...
Darurat Judi Online, Kejar Server Berada di Luar Negeri
Rekomendasi
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
MBG Dihentikan saat...
MBG Dihentikan saat Libur Sekolah, BGN Sebut Hemat Anggaran Rp3 Triliun
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved