Mencekam! Mobil Mewah Sejoli Diamuk Massa, Kapolres: Jangan Mudah Teriak Maling
Jum'at, 28 Januari 2022 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
"Karena takut dan panik, pengemudi mobil memacu mobilnya dengan kencang melewati jalan kecil hingga menabrak dan menyerempet sedikitnya tiga pengendara sepeda motor dibeberapa lokasi di wilayah Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul," terang Ihsan.
Tidak berhenti setelah menyerempet dan menabrak pemotor, membuat warga yang mengejar meneriakinya maling, sehingga semakin banyak warga dan pengguna jalan yang ikut mengejar. Pengemudi mobil tak lagi bisa memacu mobilnya ketika berada di lampu merah, sehingga menjadi sasaran kemarahan warga.
Baca juga: Viral! Bule Cantik Australia Dinikahi Pria Sidoarjo
Akibat diamuk massa, kaca mobil bagian depan dan belakang hancur. Sedangkan beberapa bagian lainnya mengalami rusak akibat pukulan kayu dan batu. Mobil mewah dan sejumlah korban sempat dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan, namun selanjutnya berhasil diselesaikan secara kekeluargaan.
Ihsan mengatakan, bahwa pengemudi mobil tidak dalam kondisi mabuk, dan tidak terbukti melakukan pencurian. Kasus perusakan mobil mewah ini, terjadi akibat adanya teriakan yang provokatif dari warga. "Saya mengimbau, agar warga tidak mudah berteriak maling, agar peristiwa ini tidak terulang kembali," tuturnya.
Tidak berhenti setelah menyerempet dan menabrak pemotor, membuat warga yang mengejar meneriakinya maling, sehingga semakin banyak warga dan pengguna jalan yang ikut mengejar. Pengemudi mobil tak lagi bisa memacu mobilnya ketika berada di lampu merah, sehingga menjadi sasaran kemarahan warga.
Baca juga: Viral! Bule Cantik Australia Dinikahi Pria Sidoarjo
Akibat diamuk massa, kaca mobil bagian depan dan belakang hancur. Sedangkan beberapa bagian lainnya mengalami rusak akibat pukulan kayu dan batu. Mobil mewah dan sejumlah korban sempat dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan, namun selanjutnya berhasil diselesaikan secara kekeluargaan.
Ihsan mengatakan, bahwa pengemudi mobil tidak dalam kondisi mabuk, dan tidak terbukti melakukan pencurian. Kasus perusakan mobil mewah ini, terjadi akibat adanya teriakan yang provokatif dari warga. "Saya mengimbau, agar warga tidak mudah berteriak maling, agar peristiwa ini tidak terulang kembali," tuturnya.
(eyt)
Lihat Juga :