Bupati Muba Beri Bantuan Sosial Tunai Terdampak Covid-19 bagi Perguruan Tinggi
Kamis, 11 Juni 2020 - 21:17 WIB
loading...
Bupati Muba Beri Bantuan Sosial Tunai Terdampak Covid-19 bagi Perguruan Tinggi
A
A
A
SEKAYU - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali mengucurkan Dana Bantuan Sosial Tunai (BST) di dunia pendidikan. Setelah sebelumnya 1000 ustad dan ustadzah mendapat bantuan tunai, kali ini bagi Perguruan Tinggi yang ada di Bumi Serasan Sekate.
Penyerahan Bantuan Sosial Tunai bagi perguruan tinggi terdampak Covid-19 itu ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex kepada Civitas Akademika Yayasan Rahmaniyah Sekayu bertempat di Auditorium Pemkab Muba, Kamis (11/6/2020).
"Setelah beberapa waktu lalu saya kedatangan dosen dan mahasiswa-mahasiswi dari Sekolah Tinggi Rahmaniyah Sekayu, mereka bercerita mengalami kesulitan untuk melanjutkan proses pendidikan terkendala biaya angsuran kuliah di masa pandemi Covid-19 ini, mendengar ini saya sangat prihatin,"ucap Dodi.
Dikatakan Dodi, wabah Covid-19 ini memang luar biasa berdampak di segala aspek kehidupan. Tidak hanya Muba, tapi seluruh dunia, bahkan Indonesia saja mengalami defisit luar biasa, begitu berdampak baik di bidang ekonomi dan sosial bahkan jauh lebih besar dari dimensi kesehatan.
"Saya mengambil kebijakan untuk memberikan bantuan di masa pandemi Covid-19 ini karena memang ini harus dibantu. Saya ingin supaya mahasiswa Muba yang kuliah di Perguruan tinggi di Muba harus mendapat keringanan, begitu juga civitas akademika, mulai dari pegawai hingga tenaga pengajar harus diberi insentif yang terkena dampak Covid-19 ini," Ucap penerima gelar Doktor dari Universitas Padjajaran itu.
Penyerahan Bantuan Sosial Tunai bagi perguruan tinggi terdampak Covid-19 itu ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex kepada Civitas Akademika Yayasan Rahmaniyah Sekayu bertempat di Auditorium Pemkab Muba, Kamis (11/6/2020).
"Setelah beberapa waktu lalu saya kedatangan dosen dan mahasiswa-mahasiswi dari Sekolah Tinggi Rahmaniyah Sekayu, mereka bercerita mengalami kesulitan untuk melanjutkan proses pendidikan terkendala biaya angsuran kuliah di masa pandemi Covid-19 ini, mendengar ini saya sangat prihatin,"ucap Dodi.
Dikatakan Dodi, wabah Covid-19 ini memang luar biasa berdampak di segala aspek kehidupan. Tidak hanya Muba, tapi seluruh dunia, bahkan Indonesia saja mengalami defisit luar biasa, begitu berdampak baik di bidang ekonomi dan sosial bahkan jauh lebih besar dari dimensi kesehatan.
"Saya mengambil kebijakan untuk memberikan bantuan di masa pandemi Covid-19 ini karena memang ini harus dibantu. Saya ingin supaya mahasiswa Muba yang kuliah di Perguruan tinggi di Muba harus mendapat keringanan, begitu juga civitas akademika, mulai dari pegawai hingga tenaga pengajar harus diberi insentif yang terkena dampak Covid-19 ini," Ucap penerima gelar Doktor dari Universitas Padjajaran itu.
Lihat Juga :