Heboh Kerangkeng dan Hewan Dilindungi di Rumah Bupati Langkat, Ini Kata Gubernur Edy Rahmayadi
Rabu, 26 Januari 2022 - 19:31 WIB
loading...
A
A
A
“Semua kepala daerah tidak perlu himbauan. Jika hewan tersebut masuk dalam kategori dilindungi sebaiknya tidak perlu dipelihara. Pastinya bukan imbauan lagi, tapi tidak boleh,” tegasnya.
Diketahui BBKSDA Sumut, akhirnya menyita tujuh ekor satwa dilindungi yang ada di rumah Bupati Langkat non aktif, Terbit Rencana Peranginangin. Ke tujuh satwa dilindungi tersebut di antaranya, orangutan Sumatera, monyet hitam Sulawesi, elang brontok, jalak bali dan burung beo.
Baca juga: Pengakuan Blak-blakan Penghuni Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat
Saat ini, ke tujuh satwa dilindungi tersebut sudah dievakuasi ke kawasan Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara.
Individu orangtuan Sumatera dititipkan di pusat karantina dan rehabilitasi orangutan Batu Mbelin, sedangkan untuk satwa monyet hitam Sulawesi, elang brontok, jalak bali dan burung beo dievakuasi ke pusat penyelamatan satwa Sibolangit.
Diketahui BBKSDA Sumut, akhirnya menyita tujuh ekor satwa dilindungi yang ada di rumah Bupati Langkat non aktif, Terbit Rencana Peranginangin. Ke tujuh satwa dilindungi tersebut di antaranya, orangutan Sumatera, monyet hitam Sulawesi, elang brontok, jalak bali dan burung beo.
Baca juga: Pengakuan Blak-blakan Penghuni Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat
Saat ini, ke tujuh satwa dilindungi tersebut sudah dievakuasi ke kawasan Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara.
Individu orangtuan Sumatera dititipkan di pusat karantina dan rehabilitasi orangutan Batu Mbelin, sedangkan untuk satwa monyet hitam Sulawesi, elang brontok, jalak bali dan burung beo dievakuasi ke pusat penyelamatan satwa Sibolangit.
(nic)
Lihat Juga :