Siswa SD Diduga Disodomi Tetangganya usai Diiming-iming Uang

Senin, 24 Januari 2022 - 18:44 WIB
loading...
Siswa SD Diduga Disodomi...
Seorang anak laki-laki berinisial A di Kecamatan Manggala, Kota Makassar mengaku menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh tetangganya sendiri. Foto: Sindonews/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Seorang anak laki-laki berinisial A di Kecamatan Manggala, Kota Makassar mengaku menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh tetangganya sendiri, lelaki berinisial MR (45).

Korban yang masih berusia di bawah 10 tahun mengaku dipaksa melayani nafsu MR di gubuk area pemancingan sekitar rumahnya. Pelaku disebut menyodomi siswa sekolah dasar tersebut secara berulang di sana.

Baca Juga: Gempar! Seorang Bujangan di Sumbawa Mengaku Disodomi 3 Pria

Peristiwa ini diterangkan oleh salah satu kerabat korban , lelaki berinisial YT. Dia menjelaskan bahwa pelaku adalah pengangguran berstatus lajang yang baru saja menghirup udara bebas dengan kasus serupa.

"Vonisnya kalau tidak salah 5 tahun. Jadi ditahu ini pas ada temannya korban lihat di gubuk, terus melapor ke orang tuanya. Di situ dia (korban) cerita kalau diperlakukan begitu sama pelaku. Disodomi baru dipegang kemaluannya terus menerus sampai dua minggu," papar YT kepada KORAN SINDO, Senin (24/1/2022).

Dia menjelaskan, peristiwa ini terungkap pada Rabu 19 Januari 2022. Setelah korban bercerita, pihak keluarga lalu melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dengan didampingi pihak pemerintah.

"Harapan kami kasus ini ditindak, karena mengancam anak-anak di lingkungan kami. Apalagi ini orang residivis (kasus kekerasan seksual). Pelaku juga ini sudah mengaku waktu ditanya sama pak RT. Dia imingi uang Rp10.000. Korban takut jadi menurutinya," ungkapnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar , Achi Soleman menerangkan pihaknya telah melakukan asesmen kepada korban serta konseling psikologis. Selain itu pendampingan hukum juga telah dilakukan.

Laporan dilayangkan ke Unit Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Makassar . "Besok akan dijadwalkan pemeriksaan saksi korban jam 9 pagi. Dari hasil konseling secara psikologi ada upaya pemaksaan, diawali iming-iming uang," kata Achi dihubungi terpisah.

Baca Juga: Guru Ngaji di Lubuklinggau Sodomi Muridnya, Barikade 98: Harus Dihukum Berat

Dia menegaskan, korban akan diberikan pendampingan penuh baik secara hukum maupun pemulihan trauma. "Konseling awal sudah, nanti bertahap lagi untuk konseling selanjutnya. Pasti sudah divisum. Sekarang korban berada di rumahnya, karena orang tua korban minta dipulangkan tidak diinapkan di rumah aman," paparnya.

Sementara itu, Kanit PPA Polrestabes Makassar, AKP Rivai menjelaskan pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk mendalami perkara tersebut. Terlapor bakal diambil keterangannya setelah pemeriksaan saksi kelar. "Nanti setelah itu baru kita gelar perkara," ucapnya.



Dia menerangkan, sejauh pemeriksaan didapatkan keterangan pelaku telah berulang kali melakukan aksinya. Awalnya MR meminta korban untuk memijat dengan iming-iming uang Rp5000-10.000. Namun belakangan korban dipaksa melayani nafsu bejat pelaku.

"Sejauh ini baru satu orang korban, karena ini baku tetangga. Intinya proses hukumnya tetap berlanjut sesuai mekanisme yang ada. Jadi bukan tidak ada perkembangan, tetap kita proses. Ini baru tahap pemeriksaan saksi," tutur Perwira Polri tiga balok ini.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bejat! Oknum Guru SDN...
Bejat! Oknum Guru SDN di Sumut Sodomi 5 Siswa
Polisi Ringkus Predator...
Polisi Ringkus Predator Anak di Lebak, 5 Bocah Disodomi Puluhan Kali
Kekesalan Warga Memuncak,...
Kekesalan Warga Memuncak, Rumah Pelaku Sodomi Anak di Cianjur Digeruduk dan Dirusak
Polisi Tangkap 2 Tersangka...
Polisi Tangkap 2 Tersangka Pelaku Sodomi Terhadap Belasan Anak di Karawang
Pembunuhan ART, Pelaku...
Pembunuhan ART, Pelaku Beralasan Membela Diri Ketika Akan Disodomi
Kronologi Pembunuhan...
Kronologi Pembunuhan Bocah 7 Tahun di Sukabumi, Dicekik dan 2 Kali Disodomi
Miris! Bocah 12 Tahun...
Miris! Bocah 12 Tahun Sodomi Anak SD di Ciracas, Nyaris Diamuk Warga
Kakek 55 Tahun Cabuli...
Kakek 55 Tahun Cabuli Bocah Laki-laki Berkebutuhan Khusus di Tangerang
Sodomi Bocah Laki-laki,...
Sodomi Bocah Laki-laki, Pria di Bogor Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Rekomendasi
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Syahran Buka Suara soal...
Syahran Buka Suara soal Hubungannya dengan Jule: Saya Siap dengan Konsekuensinya
Berita Terkini
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved