Ratusan Sopir Truk di Banyuwangi Tagih Komitmen Kapolri Tindak Oknum yang Bermain Tambang Ilegal
Minggu, 23 Januari 2022 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Gus Ridwan, oknum polisi di Mapolresta Banyuwangi selama ini mengontrol tambang-tambang galian C ilegal. Sopir truk selama ini menjadi korban oknum tersebut.
Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Pilot Projects Indonesia yang digagas oleh organisasi Persatuan Dump Truk Banyuwangi (Perdumwangi) juga meminta tambang galian C agar ditata serta diarahkan, untuk kemaslahatan masyarakat Banyuwangi.
"Kita tidak menuntut tambang-tambang itu ditutup. Namun kita menuntut supaya ditata. Akan tetapi fakta di lapangan, justru tambang-tambang yang ada di Banyuwangi, dirasa diarahkan kepada tujuan yang berbanding terbalik dengan apa yang kita harapkan," ujarnya.
Ia membeberkan fakta yang terjadi di lapangan. Tambang-tambang kecil diinjak-injak tapi keberadaan tambang besar justru disembah bagaikan raja. Pihaknya sudah melaporkan agar mereka juga ditindak, tapi tidak pernah ditindaklanjuti.
"Kapolri Jenderal Sigit sudah sangat tegas menyatakan komitmennya untuk memperbaiki kinerja Polri, namun tindakan anggota di lapangan justru mencoreng nama baik Polri. Apakah ini akan terus dibiarkan?" kata Gus Ridwan. Baca: Napi Lapas Arga Makmur Bengkulu Kabur saat Potong Rumput di Luar Penjara.
Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Pilot Projects Indonesia yang digagas oleh organisasi Persatuan Dump Truk Banyuwangi (Perdumwangi) juga meminta tambang galian C agar ditata serta diarahkan, untuk kemaslahatan masyarakat Banyuwangi.
"Kita tidak menuntut tambang-tambang itu ditutup. Namun kita menuntut supaya ditata. Akan tetapi fakta di lapangan, justru tambang-tambang yang ada di Banyuwangi, dirasa diarahkan kepada tujuan yang berbanding terbalik dengan apa yang kita harapkan," ujarnya.
Ia membeberkan fakta yang terjadi di lapangan. Tambang-tambang kecil diinjak-injak tapi keberadaan tambang besar justru disembah bagaikan raja. Pihaknya sudah melaporkan agar mereka juga ditindak, tapi tidak pernah ditindaklanjuti.
"Kapolri Jenderal Sigit sudah sangat tegas menyatakan komitmennya untuk memperbaiki kinerja Polri, namun tindakan anggota di lapangan justru mencoreng nama baik Polri. Apakah ini akan terus dibiarkan?" kata Gus Ridwan. Baca: Napi Lapas Arga Makmur Bengkulu Kabur saat Potong Rumput di Luar Penjara.
Lihat Juga :