Pernah Nyamar Jadi Polisi, Ini Fakta Mencengangkan Pejabat BPK Gadungan saat Beraksi

Jum'at, 14 Januari 2022 - 18:25 WIB
loading...
Pernah Nyamar Jadi Polisi,...
Ulah Fikri Hidayat (27), pejabat gadungan yang melakukan tipu-tipu dengan mengaku sebagai Kepala Audit Fungsional di BPK Provinsi Jawa Barat sangat meyakinkan. Foto/Tangkapan Layar
A A A
BANDUNG BARAT - Ulah pejabatgadungan yang melakukan tipu-tipu dengan mengaku sebagai Kepala Audit Fungsional di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat sangat meyakinkan.

Pelaku yang bernama Fikri Hidayat (27), warga Jalan Maleber, Gang Sauyunan 3 Nomor 58, RT 4/5, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung ini, dalam setiap aktivitasnya selalu berpenampilan perlente.

Baca juga: Penampakan Pejabat BPK Gadungan saat Beraksi, Pakai Mobil Mewah hingga Dikawal Patwal

Kini Fikri kena batunya dan ditahan setelah dibekuk Satreskrim Polres Cimahi.

Berikut fakta-fakta penipuan pejabat BPK gadungan:

1. Memakai Toyota Alphard
Saat beraksi, Fikri selalu memakai mobil Toyota Alphard dan didampingi ajudan pribadi. Seperti di sebuah video yang merekam aktivitas singkatnya saat sedang meyakinkan korbannya.

Pernah Nyamar Jadi Polisi, Ini Fakta Mencengangkan Pejabat BPK Gadungan saat Beraksi


Dia tampak keluar dari mobil Toyota Alphard sewaan dari hasil uang penipuan, di sebuah perkantoran dengan mengenakan batik cokelat dan sepatu mengkilat. Lengkap dengan tanda pengenal berkalung di leher yang dimasukan ke dalam saku baju.

2. Sekolah hanya lulusan SMA
Fikri ini hanyalah seorang lulusan SMA namun dia menuliskan gelar SH dan M.Hum pada kartu namanya. Bahkan di dalam identitas kependudukan dia memalsukan pekerjaan di KTP dengan mengaku sebagai seorang PNS.

3. Tutur Kata dan Gesturnya Meyakinkan
Dalam memperdaya para korbannya, pria ini tampil dengan tutur kata dan gestur tubuhnya layaknya seorang pejabat. Terlihat saat dia merekam video singkat ketika di dalam mobil Alphard.

Baca juga: Mengaku Pegawai BPK, Pemuda Bandung Gasak Uang Setengah Miliar

Sambil bersender di kursi tengah dan menghadap sebuah laptop,dia menceritakan perjalanannyadengan tutur bahasa dan mimik muka yang begitu meyakinkan.

Pernah Nyamar Jadi Polisi, Ini Fakta Mencengangkan Pejabat BPK Gadungan saat Beraksi


"Selamat pagi, hari ini tanggal 11 September 2021, sedang melaksanakan kegiatan di kota Cirebon selama dua hari, dengan dikawal vooridjer dan ajudan sekaligus sekpri," tuturnya.

4. Memakai Cincin Mengkilap
Untuk menambah penampilannya semakin berkelas, Fikri juga menyematkan jam tangan di lengan kiri serta sebuah cincin mengkilap di jari manis lengan kanannya. Cincin yang terlihat berbalut berlian itu beberapa kali dimainkannya saat dia berbicara di dalam Alphard.

Pernah Nyamar Jadi Polisi, Ini Fakta Mencengangkan Pejabat BPK Gadungan saat Beraksi


5. Residivis Kasus Polisi Gadungan
Kasat Reskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengungkapkan, pelaku juga sering menyumbang sejumlah uang untuk ke pesantren. Termasuk membuat baju seragam PNS, tanda pengenal Kementerian Keuangan RI, cap rahasia negara, dan perangkat lainnya, agar orang atau para korbannya percaya dengan pekerjaannya.

Pernah Nyamar Jadi Polisi, Ini Fakta Mencengangkan Pejabat BPK Gadungan saat Beraksi


"Pelaku ini residivis untuk kasus penipuan, karena di tahun 2017 pernah ditangkap jajaran Polrestabes Bandung untuk kasus mengaku sebagai anggota polisi," terangnya, Jumat (14/1/2022).

Pelaku berhasil ditangkap usai melakukan penipuan kepada Muhammad Erfan Afriyanto (26), warga Cilame Permai Blok 17, RT 1/19, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Dari hasil penipuan tersebut pelaku mendapatkan uang dari korban sebesar Rp179.270.000.

Dia bukan korban satu-satunya, sebab ada empat warga lainnya yang menjadi korban kelihaian pelaku. Yakni Agus Suryadianto dengan kerugian Rp200 juta, Tekad Rp25 juta, Yanto Rp86 juta, yang semuanya merupakan warga Jakarta. Satu korban lainnya Dedi warga Lembang ditipu Rp4,5 juta.

Modus pelaku adalah mengiming-imingi bisnis dan pekerjaan yang menggiurkan, serta hal lain yang bisa dibantu dalam urusan pekerjaan. Sehingga para korban percaya dan mengirimkan sejumlah uang. Namun setelah uang diterima pelaku, kemudian pelaku kabur dan nomor ponselnya tidak bisa dihubungi.

Korban yang curiga lalu mengecek ke kantor BPK Provinsi Jabar dan ternyata nama pelaku tidak tercatat sebagai pekerja di sana. Setelah itu, korban melapor ke petugas dan berhasil ditangkap di kontrakannya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Geledah Kantor BPK...
KPK Geledah Kantor BPK Sumsel terkait Kasus Opini WTP Muara Enim, Sejumlah Dokumen Disita
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Polda Metro Tetapkan...
Polda Metro Tetapkan Bos Travel Hanania Jadi Tersangka Kasus Penipuan Jemaah Umrah
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Buka 3 Posko Bantu Korban Penipuan Investasi
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Rekomendasi
MNC Sekuritas Ajak Investor...
MNC Sekuritas Ajak Investor Pahami Saham Syariah lewat Webinar Gratis Beli Saham Syariah
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Purbaya Tegaskan Investor...
Purbaya Tegaskan Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum
Berita Terkini
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved