Ibu Tiri Kejam Siksa 2 Bocah hingga Lumpuh dan Tulang Geser

Kamis, 13 Januari 2022 - 02:32 WIB
loading...
Ibu Tiri Kejam Siksa...
Ibu titi siksa dua putrinya hingga lumpuh. Foto: Andi/MNC Media
A A A
DELI SERDANG - Kisah penyiksaan ibu tiri kembali terjadi. Kali ini dilakukan LS (33) terhadap dua putrinya yang masih berusia 8 dan 14 tahun. Akibat penyiksaan itu, tulang bahu bocah itu bergeser dan kakinya menjadi lumpuh.

LS akhirnya dilaporkan ayah kandung TR yang merupakan suami LS, yakni Sugino Arianto (37). Selanjutnya, pelaku diamankan petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reskrim Polrestabes Medan.

Ketua Pokja Lembaga Perlindungan Anak Kecamatan Sunggal, Jendrial Siregar mengatakan, korban sudah divisum.

Baca juga: Pria di Pontianak Bunuh Ibu Tiri, Lukai Adik Kandung dengan 9 Tusukan Gunting

"Kejadiannya Jumat 7 Januari 2022, pukul 19.30 Wib. Penganiayaan itu terjadi di Rumah Sei Semayang, Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut)," katanya, Rabu (12/1/2022).

Dari pemeriksaan itu terungkap, LS menyiksa korban berulang kali. Bukan hanya di bagian wajah korban yang babak belur, tulang bahu korban juga mengalami luka parah akibat dianiaya.

"Ini yang parah sampai mengakibatkan memar di wajah, mata merah, tulang bahunya bergeser," jelas Jendrial Siregar.

Baca: Mengenaskan Kondisi Bocah 5 Tahun di Paluta yang Disiksa Ibu Tiri dan Ayahnya

Kakak korban yang berusia 14 tahun juga mengalami penyiksaan, hingga lumpuh sementara. "Si kakak juga mengalami penganiayaan sampai lumpuh sementara. Dipukul pakai tangan, ditumbuk, sama pakai rol besi," ungkapnya.

Penyebab LS melakukan penyiksaan, menurut Jendrial, diduga karena keduanya bukan anak kandungnya. Kedua anak itu, dipungut oleh Sugino Arianto yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir ekspedisi.

Ibu dan ayah kandung korban masih hidup dan berasal dari keluarga kurang mampu. "Si ibu kandung buat perjanjian memberikan hak asuh kepada ayah angkatnya. Mereka masih ada hubungan kerabat," sebutnya.

Baca: Tragis, Tubuh Bocah 5 Tahun Dipenuhi Luka Bakar, Pelaku Diduga Ibu Tiri dan Ayah Korban

Awalnya, kehidupan kedua anak itu bahagia. Selama bersama orang tua angkatnya, korban dan kakaknya selalu disayangi seperti anak kandung mereka sendiri. Keceriaan korban berubah drastis saat ibu angkatnya meninggal dunia.

"Sugino kemudian menikah lagi dengan tersangka LS sekitar 4 tahun lalu. Mulai saat itu, korban mendapatkan perlakuan kasar. Sang kakak dipaksa membersihkan rumah. Jika tidak mau, akan mendapatkan sanksi penyiksaan," jelasnya.

Begitu juga dengan korban. Keduanya dihajar ketika ayah angkat mereka tak berada di rumah.

Baca: Kejam, Ibu Tiri Sewa Pembunuh Bayaran Demi Bunuh Anaknya yang Baru Berusia 7 Tahun

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan, AKP Madianta Ginting menambahkan, pihaknya sudah mengamankan LS. "Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan," tukasnya.
(hsk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Kasus Kekerasan Anak...
Kasus Kekerasan Anak di Yogya, Menteri PPPA Beberkan 44% Daycare Belum Punya Izin
Pemkot Yogyakarta Lakukan...
Pemkot Yogyakarta Lakukan Sweeping Daycare Pascakasus Kekerasan Anak di Little Aresha
13 Tersangka Kasus Penganiayaan...
13 Tersangka Kasus Penganiayaan Daycare di Jogja, Polda DIY Sebut Bisa Bertambah
Daycare Little Aresha...
Daycare Little Aresha Jogja Dipastikan Tak Berizin, Polisi Tetapkan 13 Tersangka
Puluhan Anak Disiksa...
Puluhan Anak Disiksa di Daycare Little Arestha Jogja, KPAI: Lebih Sistematis
Akui Pernah Lakukan...
Akui Pernah Lakukan KDRT ke Istri, Dede Sunandar Ungkap Alasannya
Anak Dede Sunandar Disebut...
Anak Dede Sunandar Disebut Lindungi Ibunya Saat Dugaan KDRT Terjadi
Istri Dede Suandar Mengaku...
Istri Dede Suandar Mengaku Alami KDRT, Anak Ikut Jadi Korban
Rekomendasi
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved