Shopee Bersama Pemprov Jabar Latih 406 Guru dan 26.000 Siswa SMK Jadi Wirausaha Bisnis Digital
Selasa, 11 Januari 2022 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Sementara menurut Kepala Hubungan Pemerintahan Shopee Indonesia, Balques Manisang, komitmen Shopee dalam membantu meningkatkan keterampilan generasi muda Indonesia, melalui pendidikan berbasis bisnis digital.
Baca juga: Viral! 2 Polantas Angkut Motor Siswa Pelanggar Lalu Lintas Diteriaki Pelajar SMK Negeri 2 Raha
"Hari ini kami menggelar Kelas Perdana Kurikulum Bisnis Digital untuk para murid, yang dimulai dari SMK Negeri 1 Bogor. Melihat antusiasme untuk maju bersama merealisasikan komitmen Provinsi Jawa Barat agar berkembang di era digital 4.0 ini, kami senang kelas perdana ini dapat terwujud," terangnya.
"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat, dan kami berharap program ini bisa membantu meningkatkan keterampilan digital pemuda-pemudi Indonesia. Shopee senang dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan keterampilan dan ketangguhan bangsa, melalui teknologi," imbunnya.
Kelas Perdana Kurikulum Bisnis Digital yang diberikan kepada siswa-siswi SMK Negeri 1 Bogor Materi kurikulum Kelas Perdana hari ini diberikan secara luring dan disampaikan langsung oleh Dedi Supandi, dan perwakilan Shopee Indonesia.
Bertempat di Aula SMK Negeri 1 Bogor, para murid juga dibekali dengan motivasi kewirausahaan guna menumbuhkan rasa semangat berwirausaha dengan teori dan praktik, yang diharapkan dapat menjadi referensi pilihan para murid untuk bisa menjadi calon pengusaha lokal bisnis digital saat lulus SMK nantinya.
Sistem pembelajaran dari Kurikulum Bisnis Digital untuk SMK se-Jawa Barat ini akan dikelola dan didistribusikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, melalui 22 modul yang akan ditempuh selama dua semester di masing-masing SMK.
"Adanya Kurikulum Bisnis Digital ini kedepannya diharapkan dapat menjadi referensi pendukung murid SMK Negeri 1 Bogor, dan tentunya seluruh murid SMK se-Jawa Barat, agar nantinya bisa menjadi katalis penggerak ekonomi daerah melalui teori dan praktik bisnis digital yang komprehensif, serta menjadi calon wirausaha yang kreatif, mandiri, dan terampil dalam bidang bisnis digital," tutup Balques.
Baca juga: Viral! 2 Polantas Angkut Motor Siswa Pelanggar Lalu Lintas Diteriaki Pelajar SMK Negeri 2 Raha
"Hari ini kami menggelar Kelas Perdana Kurikulum Bisnis Digital untuk para murid, yang dimulai dari SMK Negeri 1 Bogor. Melihat antusiasme untuk maju bersama merealisasikan komitmen Provinsi Jawa Barat agar berkembang di era digital 4.0 ini, kami senang kelas perdana ini dapat terwujud," terangnya.
"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat, dan kami berharap program ini bisa membantu meningkatkan keterampilan digital pemuda-pemudi Indonesia. Shopee senang dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan keterampilan dan ketangguhan bangsa, melalui teknologi," imbunnya.
Kelas Perdana Kurikulum Bisnis Digital yang diberikan kepada siswa-siswi SMK Negeri 1 Bogor Materi kurikulum Kelas Perdana hari ini diberikan secara luring dan disampaikan langsung oleh Dedi Supandi, dan perwakilan Shopee Indonesia.
Bertempat di Aula SMK Negeri 1 Bogor, para murid juga dibekali dengan motivasi kewirausahaan guna menumbuhkan rasa semangat berwirausaha dengan teori dan praktik, yang diharapkan dapat menjadi referensi pilihan para murid untuk bisa menjadi calon pengusaha lokal bisnis digital saat lulus SMK nantinya.
Sistem pembelajaran dari Kurikulum Bisnis Digital untuk SMK se-Jawa Barat ini akan dikelola dan didistribusikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, melalui 22 modul yang akan ditempuh selama dua semester di masing-masing SMK.
"Adanya Kurikulum Bisnis Digital ini kedepannya diharapkan dapat menjadi referensi pendukung murid SMK Negeri 1 Bogor, dan tentunya seluruh murid SMK se-Jawa Barat, agar nantinya bisa menjadi katalis penggerak ekonomi daerah melalui teori dan praktik bisnis digital yang komprehensif, serta menjadi calon wirausaha yang kreatif, mandiri, dan terampil dalam bidang bisnis digital," tutup Balques.
(eyt)
Lihat Juga :