Kasus Kanker Masih Tinggi, Ini Penyebab dan Penanganannya
Minggu, 09 Januari 2022 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Pada saat ini kontribusi kanker tahunan akibat infeksi adalah 20%. Konsep yang perlu dipahami adalah kanker merupakan proses bertahap, yaitu normal menuju inisiasi, menjadi pre-cancer yang bertahap mulai dari mild, moderate, severe, sampai cis, dan akhirnya menjadi kanker.
baca juga: 2 Nelayan Tenggelam di Laut, 1 Ditemukan TNI AL Tewas di Perairan Batubara
Penyebab dari kanker dapat bervariasi, bentuk dari kanker juga dapat bervariasi. Maka pada saat ini personalized medicine sedang berkembang pesat. Penanganan dari kanker juga bervariasi, pertama adalah operasi pengangkatan tumor, kedua adalah kemoterapi untuk membunuh residual, radiasi, imunoterapi, Stem Cell atau Bone Marrow Transplant, terapi hormon, dan yang terakhir adalah cancer reversion strategy berdasarkan fase dari kanker dilakukan induksi dengan faktor atau menggunakan metode epigenetik.
Pada saat sitoplasma adalah tumor, maka sel akan diprogram menjadi mati. Harapan yang ingin didapatkan adalah sel akan menghasilkan sitoplasma yang normal dengan nukleus yang tumor. Jika lingkungan sitoplasma tidak menjadi tumor, maka sel akan menjadi normal. Cara lain adalah dengan pengawasan kekebalan (immune surveillance) yang mengamati tumor dingin menjadi tumor panas agar sistem imun dapat sel imun seperti sel T dapat melakukan apoptosis.
Fenomena yang terjadi di sel kanker sangat unik. Penanganan dan terapi yang dilakukan juga unik. Maka personalized medicine perlu dikembangkan oleh dunia kesehatan dalam berperang melawan kanker. Saran dari Prof. Dr. Frank Roesl adalah, “Always change the prespective and try to think outside the box”.
baca juga: 2 Nelayan Tenggelam di Laut, 1 Ditemukan TNI AL Tewas di Perairan Batubara
Penyebab dari kanker dapat bervariasi, bentuk dari kanker juga dapat bervariasi. Maka pada saat ini personalized medicine sedang berkembang pesat. Penanganan dari kanker juga bervariasi, pertama adalah operasi pengangkatan tumor, kedua adalah kemoterapi untuk membunuh residual, radiasi, imunoterapi, Stem Cell atau Bone Marrow Transplant, terapi hormon, dan yang terakhir adalah cancer reversion strategy berdasarkan fase dari kanker dilakukan induksi dengan faktor atau menggunakan metode epigenetik.
Pada saat sitoplasma adalah tumor, maka sel akan diprogram menjadi mati. Harapan yang ingin didapatkan adalah sel akan menghasilkan sitoplasma yang normal dengan nukleus yang tumor. Jika lingkungan sitoplasma tidak menjadi tumor, maka sel akan menjadi normal. Cara lain adalah dengan pengawasan kekebalan (immune surveillance) yang mengamati tumor dingin menjadi tumor panas agar sistem imun dapat sel imun seperti sel T dapat melakukan apoptosis.
Fenomena yang terjadi di sel kanker sangat unik. Penanganan dan terapi yang dilakukan juga unik. Maka personalized medicine perlu dikembangkan oleh dunia kesehatan dalam berperang melawan kanker. Saran dari Prof. Dr. Frank Roesl adalah, “Always change the prespective and try to think outside the box”.
(msd)
Lihat Juga :