Detektor Covid-19 Keluhkan Insentif Tak Kunjung Dibayarkan
Jum'at, 07 Januari 2022 - 08:31 WIB
loading...
Tenaga Detektor Covid-19 kembali mengeluhkan insentif yang belum juga dibayarkan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Insentif 10 ribu tenaga Detektor Covid-19 hingga kini belum juga dibayarkan. Padahal mereka dijanji pencairan akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pada bulan Agustus 2021, lalu ditunda ke akhir Desember 2021.
Meski tahun telah berganti, tapi insentif senilai Rp300 ribu yang dijanjikan Pemkot Makassar tersebut tak kunjung mereka terima. Tak hanya insentif, mereka juga dijanji kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta biaya pulsa dan kuota. Namun, tak satu pun janji itu telah ditepati.
"Kami di-PHP oleh Pemerintah, sudah maki dijanji berkali-kali mau cair, nah ini tidak ada pi," ujar seorang Detektor yang tak mau disebutkan namanya, di Kecamatan Rappocini, Kamis (6/1/2022).
Baca Juga: Pemkot Makassar Bakal Aktifkan Tim Detektor untuk Penanganan Bencana
Dia mengaku data beserta berkas yang menjadi persayaratan untuk pencairan insentif sudah dirampungkan. Berkas tersebut diserahkan ke pihak Kelurahan untuk keperluan pembuatan rekening penerimaan insentif.
"Tapi nda ada kabar sampai sekarang, kita juga nda ada pegang rekening padahal sudah diminta ki datanya," ujarnya.
Meski tahun telah berganti, tapi insentif senilai Rp300 ribu yang dijanjikan Pemkot Makassar tersebut tak kunjung mereka terima. Tak hanya insentif, mereka juga dijanji kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta biaya pulsa dan kuota. Namun, tak satu pun janji itu telah ditepati.
"Kami di-PHP oleh Pemerintah, sudah maki dijanji berkali-kali mau cair, nah ini tidak ada pi," ujar seorang Detektor yang tak mau disebutkan namanya, di Kecamatan Rappocini, Kamis (6/1/2022).
Baca Juga: Pemkot Makassar Bakal Aktifkan Tim Detektor untuk Penanganan Bencana
Dia mengaku data beserta berkas yang menjadi persayaratan untuk pencairan insentif sudah dirampungkan. Berkas tersebut diserahkan ke pihak Kelurahan untuk keperluan pembuatan rekening penerimaan insentif.
"Tapi nda ada kabar sampai sekarang, kita juga nda ada pegang rekening padahal sudah diminta ki datanya," ujarnya.
Lihat Juga :