Diumumkan Pekan Ini, Kuota Penerimaan Laskar Pelangi Hanya 12.500
Selasa, 04 Januari 2022 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
Sehingga dia memastikan masih ada ribuan pendaftar Laskar Pelangi yang tak akan lolos seleksi. Tak hanya dari pendaftar baru, tapi juga dari pendaftar lama.
"Sementara kita masih tahap penilaian sekarang, jadi kemungkinan ada yang tidak lulus. Yang baru begitu ada yang tidak lulus, yang lama juga begitu. Minggu inilah kita usahakan bisa rampung semua (pengumuman)," urainya.
Sementara untuk peta kebutuhan tiap OPD, Ilham mengaku masih dalam tahap kajian, meski demikian untuk tingkat kebutuhan, Laskar Pendidikan akan mendapatkan porsi terbanyak disusul Laskar Kesehatan.
"Paling banyak itu ada di laskar pendidikan, guru, masih yang terbanyak, yang kedua dinkes, nanti ditempatkan di situ laskar kesehatan, jadi kayak begitu nanti pembagiannya," sebut Ilham.
Baca Juga: Perekrutan Laskar Pelangi Pemkot Makassar Mulai Dikebut
Sebelumnya Wali Kota Makassar , Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto berencana menaikkan gaji tenaga honorer lingkup Pemkot Makassar menyusul resetting.
Nominalnya disebut akan berada di atas Rp2 juta. Hanya saja, hal itu dinilai akan membebani keuangan Pemkot Makassar.
"Sementara kita masih tahap penilaian sekarang, jadi kemungkinan ada yang tidak lulus. Yang baru begitu ada yang tidak lulus, yang lama juga begitu. Minggu inilah kita usahakan bisa rampung semua (pengumuman)," urainya.
Sementara untuk peta kebutuhan tiap OPD, Ilham mengaku masih dalam tahap kajian, meski demikian untuk tingkat kebutuhan, Laskar Pendidikan akan mendapatkan porsi terbanyak disusul Laskar Kesehatan.
"Paling banyak itu ada di laskar pendidikan, guru, masih yang terbanyak, yang kedua dinkes, nanti ditempatkan di situ laskar kesehatan, jadi kayak begitu nanti pembagiannya," sebut Ilham.
Baca Juga: Perekrutan Laskar Pelangi Pemkot Makassar Mulai Dikebut
Sebelumnya Wali Kota Makassar , Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto berencana menaikkan gaji tenaga honorer lingkup Pemkot Makassar menyusul resetting.
Nominalnya disebut akan berada di atas Rp2 juta. Hanya saja, hal itu dinilai akan membebani keuangan Pemkot Makassar.
Lihat Juga :