Tak Terima Anak Gadisnya Diperkosa, Ayah Korban Tuntut Pelaku Dihukum Berat
Rabu, 29 Desember 2021 - 18:20 WIB
loading...
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung saat menemui ayab korban di kediaman korban di Kota Bandung, Rabu (29/12/2021). Foto/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Ayah kandung gadis belia berusia 14 tahun korban penculikan, pemerkosaan, dan penjualan anak melalui aplikasi Michat menuntut para pelaku yang membuat putrinya trauma dihukum berat. Hal itu diungkapkan ayah korban saat ditemui Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung dan jajaran di kediamannya di Kota Bandung, Rabu (29/12/2021).
Di hadapan Kapolrestabes Bandung, dia berharap, seluruh pelaku segera tertangkap dan dihukum berat. Dia pun mengapresiasi janji Kapolrestabes Bandung yang akan memburu seluruh pelaku yang telah membuat putri ketiganya itu menderita. Baca juga: Geram, Kapolrestabes Bandung Terjun Buru Pemerkosa Gadis Belia Dijual di Michat
"Kapolrestabes sudah siap (menangkap para pelaku) dan langsung ke rumah saya. Katanya mulai hari ini harus ditangkap semua, berarti polisi itu udah baik, ya mantap lah," ujarnya.
Menurutnya, meskipun sempat mengalami trauma berat hingga berteriak-teriak, kondisi psikologis putrinya kini mulai berangsur pulih. Dia pun berharap, kondisi putrinya terus membaik setelah mendapatkan pendampingan dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Bandung.
"Iya (trauma berat), tapi sekarang alhamdulillah sekarang sedikit-sedikit (sudah bisa diajak komunikasi)," ungkap ayah korban. Baca juga: Diajak Pesta Miras hingga Mabuk, Janda Muda Diperkosa Bergiliran 2 Pria Kenalan di Facebook
Di hadapan Kapolrestabes Bandung, dia berharap, seluruh pelaku segera tertangkap dan dihukum berat. Dia pun mengapresiasi janji Kapolrestabes Bandung yang akan memburu seluruh pelaku yang telah membuat putri ketiganya itu menderita. Baca juga: Geram, Kapolrestabes Bandung Terjun Buru Pemerkosa Gadis Belia Dijual di Michat
"Kapolrestabes sudah siap (menangkap para pelaku) dan langsung ke rumah saya. Katanya mulai hari ini harus ditangkap semua, berarti polisi itu udah baik, ya mantap lah," ujarnya.
Menurutnya, meskipun sempat mengalami trauma berat hingga berteriak-teriak, kondisi psikologis putrinya kini mulai berangsur pulih. Dia pun berharap, kondisi putrinya terus membaik setelah mendapatkan pendampingan dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Bandung.
"Iya (trauma berat), tapi sekarang alhamdulillah sekarang sedikit-sedikit (sudah bisa diajak komunikasi)," ungkap ayah korban. Baca juga: Diajak Pesta Miras hingga Mabuk, Janda Muda Diperkosa Bergiliran 2 Pria Kenalan di Facebook
Lihat Juga :