Kisah Relawan Tsunami Aceh, Air Mata Meleleh saat Evakuasi Mayat Anak dan Orang Tua yang Saling Berpelukan
Minggu, 26 Desember 2021 - 13:09 WIB
loading...
Relawan tsunami Aceh sedang berjibaku mengevakuasi mayat. Bencana ini tak akan dilupakan para relawan maupun masyarakat.Foto/ist
A
A
A
ACEH - Bencana besar gempa bumi dan gelombang tsunami Aceh tak bisa hilang dari catatan sejarah seluruh masyarakat Indonesia. Bencana yang menelan korban ribuan nyawa dan harta benda itu masih terngiang dari ingatan para relawan.
Mereka menjadi garda depan dalam menolong, mengevakuasi para korban. Khususnya evakusai ribuan mayat yang tewas karena tsunami yang terjadi 2004 silam.
Baca juga: Ziarah Kuburan Massal Tsunami di Aceh
Satu di antaranya banyak relawan tsunami Aceh adalah Zulkarnaini (36), warga Kabupaten Aceh Utara. Gempa dan tsunami Minggu 26 Desember 2004 pagi menyisakan kisah tidak terlupakan bagi Zulkarnaini dan kawan-kawannya.
Dia masih ingat betul bagaimana sepak terjangnya menolong, mengevakuasi mayat yang berserakan akibat bencana saat itu. "Saya dan kawan-kawan (relawan) mengumpulkan ratusan mayat yang sudah lapuk," katanya.
Mereka menjadi garda depan dalam menolong, mengevakuasi para korban. Khususnya evakusai ribuan mayat yang tewas karena tsunami yang terjadi 2004 silam.
Baca juga: Ziarah Kuburan Massal Tsunami di Aceh
Satu di antaranya banyak relawan tsunami Aceh adalah Zulkarnaini (36), warga Kabupaten Aceh Utara. Gempa dan tsunami Minggu 26 Desember 2004 pagi menyisakan kisah tidak terlupakan bagi Zulkarnaini dan kawan-kawannya.
Dia masih ingat betul bagaimana sepak terjangnya menolong, mengevakuasi mayat yang berserakan akibat bencana saat itu. "Saya dan kawan-kawan (relawan) mengumpulkan ratusan mayat yang sudah lapuk," katanya.
Lihat Juga :