Jelang Nataru, Bulog-Satgas Pangan Sidak Harga Beras
Rabu, 22 Desember 2021 - 14:39 WIB
loading...
Monitoring harga beras yang dilakukan Perum Bulog bersama Satgas Pangan Parepare di Pasar Lakessi Parepare. Foto: Sindonews/Darwiaty Dalle
A
A
A
PAREPARE - Perum Bulog Cabang Kota Parepare, menggelar monitoring harga beras jelang natal dan tahun baru (nataru), melibatkan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Parepare.
Evaluasi harga beras jelang nataru ini dilakukan di sejumlah titik di pasar Lakessi untuk memastikan stabilisasi harga pangan, khususnya beras, Rabu, (22/12/2021).
Baca Juga: Tahun Depan KA Makassar-Parepare Siap Angkut Batu Bara dan Semen
Wakil Pemimpin Cabang Bulog Parepare , Nindy Ekasaputri menjelaskan, monitoring yang dilakukan sudah menjadi program rutin Bulog Parepare, bertujuan memantau harga beras jelang dua hari besar yang berdekatam, yakni nataru.
"Kami menggandeng Satgas Pangan dari pihak Pemda dan Polri untuk menjadi harga beras tidak melonjak tinggi," jelas Nindy.
Dari hasil monitoring, kata Nindy lagi, harga beras di pasaran masih di bawah harga eceran tertinggi (HET) sesuai yang ditentukan Bulog Parepare. "HET kami untuk beras medium Rp9.450. Hasil pantauan, harga beras medium di pasar Lakessi berkisar antara Rp8.500 sampai Rp8.800. jadi harganya masih di bawah HET," ujarnya.
Sementara Pemimpin Kantor Cabang Perum Bulog Parepare, Arsul Tallamma mengatakan, monitoring merupakan agenda rutin Bulog Parepare untuk menjamin stok dan harga beras jelang perayaan hari besar keagamaan.
Evaluasi harga beras jelang nataru ini dilakukan di sejumlah titik di pasar Lakessi untuk memastikan stabilisasi harga pangan, khususnya beras, Rabu, (22/12/2021).
Baca Juga: Tahun Depan KA Makassar-Parepare Siap Angkut Batu Bara dan Semen
Wakil Pemimpin Cabang Bulog Parepare , Nindy Ekasaputri menjelaskan, monitoring yang dilakukan sudah menjadi program rutin Bulog Parepare, bertujuan memantau harga beras jelang dua hari besar yang berdekatam, yakni nataru.
"Kami menggandeng Satgas Pangan dari pihak Pemda dan Polri untuk menjadi harga beras tidak melonjak tinggi," jelas Nindy.
Dari hasil monitoring, kata Nindy lagi, harga beras di pasaran masih di bawah harga eceran tertinggi (HET) sesuai yang ditentukan Bulog Parepare. "HET kami untuk beras medium Rp9.450. Hasil pantauan, harga beras medium di pasar Lakessi berkisar antara Rp8.500 sampai Rp8.800. jadi harganya masih di bawah HET," ujarnya.
Sementara Pemimpin Kantor Cabang Perum Bulog Parepare, Arsul Tallamma mengatakan, monitoring merupakan agenda rutin Bulog Parepare untuk menjamin stok dan harga beras jelang perayaan hari besar keagamaan.
Lihat Juga :