Mike Tyson Sebut Rasa Gugup, Takut, dan Kematian Bagian Kehidupan
Kamis, 23 April 2020 - 08:48 WIB
loading...
A
A
A
"Apa itu orang normal? Ini tidak ada hubungannya dengan menjadi atlet, ini tentang moralmu. Berkelahi juga banyak berhubungan dengan moralitas. Ini bukan tentang mengambilnya, itu kesediaan untuk mati, itulah kehidupan. Ketika Anda berdiri untuk itu Anda tidak perlu lagi takut," kata Tyson.
Saat seluruh planet memerangi pandemi coronavirus, Tyson terus berolahraga dan tetap sibuk di rumah. "Saya berolahraga, saya bangun setiap hari. Saya melakukan satu jam di sepeda, satu jam di atas treadmill, lalu saya melakukan beban ringan. Saya bersiap untuk pergi ke sana, satu atau dua minggu lagi dan saya akan mulai memukul sansak itu," kata Tyson.
Pada November 1986, Tyson menjadi petarung termuda yang memenangkan gelar Kelas Berat, ketika pada usia 20 tahun ia menyingkirkan Trevor Berbick.
Dia pensiun sebagai juara Kelas Berat dua kali pada tahun 2005 setelah dihentikan oleh Kevin McBride. Rekornya berakhir dengan 50 kemenangan, 6 kekalahan dan 44 menang KO.
Saat seluruh planet memerangi pandemi coronavirus, Tyson terus berolahraga dan tetap sibuk di rumah. "Saya berolahraga, saya bangun setiap hari. Saya melakukan satu jam di sepeda, satu jam di atas treadmill, lalu saya melakukan beban ringan. Saya bersiap untuk pergi ke sana, satu atau dua minggu lagi dan saya akan mulai memukul sansak itu," kata Tyson.
Pada November 1986, Tyson menjadi petarung termuda yang memenangkan gelar Kelas Berat, ketika pada usia 20 tahun ia menyingkirkan Trevor Berbick.
Dia pensiun sebagai juara Kelas Berat dua kali pada tahun 2005 setelah dihentikan oleh Kevin McBride. Rekornya berakhir dengan 50 kemenangan, 6 kekalahan dan 44 menang KO.
(boy)
Lihat Juga :