Gaji ASN di Bulukumba Bakal Dipotong 2,5 Persen untuk Zakat
Selasa, 21 Desember 2021 - 11:22 WIB
loading...
A
A
A
“Zakat itu untuk masyarakat kita juga, sehingga tidak perlu khawatir sepanjang dikelola secara profesional,” kata Muchtar Ali Yusuf yang mengaku gajinya sebagai Bupati selalu habis untuk dibagikan kepada masyarakat, khususnya guru mengaji.
Olehnya itu, Andi Utta sapaan akrabnya, mengharapkan lembaga seperti Baznas Bulukumba betul-betul profesional dalam menjalankan amanah tersebut. Tidak boleh ada unsur atau kepentingan politik di dalamnya. Seluruh kegiatannya harus murni untuk kepentingan umat.
Sama halnya dalam urusan penerimaan pajak, Bupati Andi Utta mengatakan jika selama ini masih ada wajib pajak atau pengusaha enggan melaporkan dan menyetor pajaknya. Hal itu disebabkan masih ada keraguan dalam hal pengelolaan pajak yang digunakan untuk apa dan diperuntukkan untuk siapa.
“Jika tidak ada kepercayaan terhadap pengelolaan pajak, maka sulit memaksimalkan penerimaan pajak,” bebernya.
Dengan demikian, tambah Andi Utta, sangat penting menumbuhkan kepercayaan kepada badan publik yang mengelola anggaran, baik itu pajak maupun zakat untuk bekerja secara profesional dan peruntukannya jelas untuk kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sulselbar Bulukumba, Rio Subagio mengaku sebagai bank yang ditempati penerimaan gaji ASN Pemkab Bulukumba, pihaknya sudah siap melaksanakan pemotongan zakat 2,5 persen dari gaji ASN melalui Payroll System.
Baca Juga: Larang ASN dan Keluarganya Tak Cuti saat Nataru, Menpan RB: Mohon Kesadarannya
Olehnya itu, Andi Utta sapaan akrabnya, mengharapkan lembaga seperti Baznas Bulukumba betul-betul profesional dalam menjalankan amanah tersebut. Tidak boleh ada unsur atau kepentingan politik di dalamnya. Seluruh kegiatannya harus murni untuk kepentingan umat.
Sama halnya dalam urusan penerimaan pajak, Bupati Andi Utta mengatakan jika selama ini masih ada wajib pajak atau pengusaha enggan melaporkan dan menyetor pajaknya. Hal itu disebabkan masih ada keraguan dalam hal pengelolaan pajak yang digunakan untuk apa dan diperuntukkan untuk siapa.
“Jika tidak ada kepercayaan terhadap pengelolaan pajak, maka sulit memaksimalkan penerimaan pajak,” bebernya.
Dengan demikian, tambah Andi Utta, sangat penting menumbuhkan kepercayaan kepada badan publik yang mengelola anggaran, baik itu pajak maupun zakat untuk bekerja secara profesional dan peruntukannya jelas untuk kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sulselbar Bulukumba, Rio Subagio mengaku sebagai bank yang ditempati penerimaan gaji ASN Pemkab Bulukumba, pihaknya sudah siap melaksanakan pemotongan zakat 2,5 persen dari gaji ASN melalui Payroll System.
Baca Juga: Larang ASN dan Keluarganya Tak Cuti saat Nataru, Menpan RB: Mohon Kesadarannya
Lihat Juga :