Capaian Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Maros Sudah 50%
Senin, 20 Desember 2021 - 18:37 WIB
loading...
Seorang warga menerima suntikan vaksin Covid-19 di Kota Makassar. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
MAROS - Capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Maros berhasil menyentuh angka 50 persen. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr Muhammad Yunus, Senin (20/12).
"Saat ini jumlah masyarakat yang sudah vaksin 150.142 atau 50.15 persen dari total sasaran 299.356 orang," katanya.
Baca juga:Kejar Target Vaksinasi, Polres Barru Gelar Gebyar Vaksin Berhadiah Motor
Dengan capaian tersebut, kata dr Yunus, Maros kini sudah turun level menjadi PPKM level 2.
"Kalau ada penentuan dari pusat, kita sudah berada di PPKM level 2, kerena standar level 3 itu, capaian vaksin kurang 50 persen, sementara standar level 2, 50-70 persen, level 1, di atas 70 persen," terangnya.
Ia menyebutkan, untuk kecamatan dengan capaian vaksin terendah adalah Moncongloe dan Marusu. Penyebabnya, minat masyarakat yang kian menurun. Yunus mengatakan, beberapa waktu terakhir pihaknya telah menggencarkan giat vaksinasi demi meningkatkan capaian vaksin.
"Dua minggu terakhir, Faskes dan Puskesmas di seluruh kecamatan telah membentuk masing-masing dua tim dan menambah lokasi vaksin, yang selama ini hanya ada tujuh titik saja perhari, kemudian naik menjadi 14, rata-rata sudah ada 19 sampai 20 titik perhari. Untuk target dari provinsi itu 4.178 dosis pertama," ujarnya.
Baca juga:Sanksi Penundaan Gaji Menanti Pegawai Perkim Luwu yang Belum Divaksin
Tak hanya menambah lokasi vaksin, usaha lainnya pun telah dilakukan. Seperti menjemput warga langsung dari rumah menuju lokasi vaksin.
"Untuk upaya yang kami lakukan, salah satunya menjemput masyarakat dari rumahnya ke lokasi vaksin, seperti yang dilakukan di Tompobulu kemarin," terangnya.
Dengan berbagai usaha tersebut, diakui dr Yunus, capaian vaksin di Maros berhasil meningkat signifikan, khususnya dalam dua pekan terakhir. Rata-rata dalam sehari, Dinas Kesehatan melakukan vaksin satu persen atau sekitar 3.000 warga. Dia berharap, capaian vaksin bisa menyentuh 60 persen hingga akhir tahun 2021.
Baca juga:Hadiri Perayaan Natal, Suaib Ajak Warga Sukseskan Vaksinasi Covid-19
Hanya saja kata dia, stok vaksin di Maros saat ini sudah menipis. "Hampir semua daerah mengalami hal yang sama. Di Kabupaten Maros sendiri, stok vaksin ada 15.000 yang tersebar di semua Puskesmas. Tetapi yang ada di gudang Dinkes hanya 5.000 dosis saja," tutupnya.
Sekadar informasi, capaian vaksin di Maros pertanggal 19 Desember 2021 sudah di angka 150.142 orang atau 50.15 persen untuk dosis pertama. 89.199 orang atau 29.80 persen untuk dosis kedua.Dan 674 orang atau 0.23 persen untuk dosis ketiga.
"Saat ini jumlah masyarakat yang sudah vaksin 150.142 atau 50.15 persen dari total sasaran 299.356 orang," katanya.
Baca juga:Kejar Target Vaksinasi, Polres Barru Gelar Gebyar Vaksin Berhadiah Motor
Dengan capaian tersebut, kata dr Yunus, Maros kini sudah turun level menjadi PPKM level 2.
"Kalau ada penentuan dari pusat, kita sudah berada di PPKM level 2, kerena standar level 3 itu, capaian vaksin kurang 50 persen, sementara standar level 2, 50-70 persen, level 1, di atas 70 persen," terangnya.
Ia menyebutkan, untuk kecamatan dengan capaian vaksin terendah adalah Moncongloe dan Marusu. Penyebabnya, minat masyarakat yang kian menurun. Yunus mengatakan, beberapa waktu terakhir pihaknya telah menggencarkan giat vaksinasi demi meningkatkan capaian vaksin.
"Dua minggu terakhir, Faskes dan Puskesmas di seluruh kecamatan telah membentuk masing-masing dua tim dan menambah lokasi vaksin, yang selama ini hanya ada tujuh titik saja perhari, kemudian naik menjadi 14, rata-rata sudah ada 19 sampai 20 titik perhari. Untuk target dari provinsi itu 4.178 dosis pertama," ujarnya.
Baca juga:Sanksi Penundaan Gaji Menanti Pegawai Perkim Luwu yang Belum Divaksin
Tak hanya menambah lokasi vaksin, usaha lainnya pun telah dilakukan. Seperti menjemput warga langsung dari rumah menuju lokasi vaksin.
"Untuk upaya yang kami lakukan, salah satunya menjemput masyarakat dari rumahnya ke lokasi vaksin, seperti yang dilakukan di Tompobulu kemarin," terangnya.
Dengan berbagai usaha tersebut, diakui dr Yunus, capaian vaksin di Maros berhasil meningkat signifikan, khususnya dalam dua pekan terakhir. Rata-rata dalam sehari, Dinas Kesehatan melakukan vaksin satu persen atau sekitar 3.000 warga. Dia berharap, capaian vaksin bisa menyentuh 60 persen hingga akhir tahun 2021.
Baca juga:Hadiri Perayaan Natal, Suaib Ajak Warga Sukseskan Vaksinasi Covid-19
Hanya saja kata dia, stok vaksin di Maros saat ini sudah menipis. "Hampir semua daerah mengalami hal yang sama. Di Kabupaten Maros sendiri, stok vaksin ada 15.000 yang tersebar di semua Puskesmas. Tetapi yang ada di gudang Dinkes hanya 5.000 dosis saja," tutupnya.
Sekadar informasi, capaian vaksin di Maros pertanggal 19 Desember 2021 sudah di angka 150.142 orang atau 50.15 persen untuk dosis pertama. 89.199 orang atau 29.80 persen untuk dosis kedua.Dan 674 orang atau 0.23 persen untuk dosis ketiga.
(luq)
Lihat Juga :