Harga Ikan di Sinjai Melonjak Jelang Perayaan Nataru
Senin, 20 Desember 2021 - 16:25 WIB
loading...
Harga ikan di Kabupaten Sinjai jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, lantaran para nelayan sulit mendapat ikan karena cuaca ekstrem. Foto: Sindonews/dok
A
A
A
SINJAI - Harga ikan di tempat pelelangan ikan (TPI) Lappa Kabupaten Sinjai, melonjak drastis jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
Lunding, Salah satu warga Sinjai mengatakan dirinya harus merogoh kocek lebih dalam saat hendak membeli ikan di pelelangan.
Baca Juga: Samsat Sinjai Terus Genjot Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor
"Harga ikan naik drastis, biasanya dua ekor Ikan Cakalang Rp50000, sekarang satu ekornya dibandrol Rp35000-50000, semoga harga ini tidak bertahan lama, karna perekonomian sudah sukar karena pandemi," ungkapnya.
Sementara Selli, Tengkulak Ikan dari Kabupaten Bone yang ditemui di TPI Lappa, selain mengeluhkan juga memaklumi harga ikan yang naik drastis, meski dirinya harus mengurangi volume pembelian .
"Jujur kami (tengkulak) mengeluhkan harganya, namun, di sisi lain kami harus memakluminya, karna sudah lumrah, menjelang Tahun Baru harga ikan pasti naik, belum lagi cuaca ekstrem yang dihadapi nelayan," kanya.
Sehingga kata dia, dirinya mentaktisi volume pembelian . Kalau biasanya mengambil 25 gabus (Ukuran 50 Kg) sekarang kami kurangi jadi 15-20 gabus.
Lunding, Salah satu warga Sinjai mengatakan dirinya harus merogoh kocek lebih dalam saat hendak membeli ikan di pelelangan.
Baca Juga: Samsat Sinjai Terus Genjot Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor
"Harga ikan naik drastis, biasanya dua ekor Ikan Cakalang Rp50000, sekarang satu ekornya dibandrol Rp35000-50000, semoga harga ini tidak bertahan lama, karna perekonomian sudah sukar karena pandemi," ungkapnya.
Sementara Selli, Tengkulak Ikan dari Kabupaten Bone yang ditemui di TPI Lappa, selain mengeluhkan juga memaklumi harga ikan yang naik drastis, meski dirinya harus mengurangi volume pembelian .
"Jujur kami (tengkulak) mengeluhkan harganya, namun, di sisi lain kami harus memakluminya, karna sudah lumrah, menjelang Tahun Baru harga ikan pasti naik, belum lagi cuaca ekstrem yang dihadapi nelayan," kanya.
Sehingga kata dia, dirinya mentaktisi volume pembelian . Kalau biasanya mengambil 25 gabus (Ukuran 50 Kg) sekarang kami kurangi jadi 15-20 gabus.
Lihat Juga :