Anggaran Rp1,4 Triliun Pemkot Makassar Berpotensi Jadi Silpa
Senin, 20 Desember 2021 - 06:16 WIB
loading...
A
A
A
Kendati demikian, Helmi mengklaim sisa anggaran yang ada masih tetap bisa dimaksimalkan hingga akhir tahun nanti. Akan tetapi, jika melihat kondisinya realisasinya tidak memungkinkan lagi di atas 90-95 persen.
“Masih ada program yang sedang dan akan berjalan hingga akhir tahun. Hasil hitung-hitungan kami, angka Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) berada di kisaran Rp766 miliar,” katanya.
Adapun OPD dengan realisasi serapan tertinggi yakni di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebesar 98,36 persen. Kemudian disusul Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) 95,49 persen, dan Dinas Kearsipan 93,42 persen.
Sementara, OPD dengan realisasi serapan anggaran terendah ada di Dinas Pekerjaan Umum sebesar 29,04 persen, Bagian Tata Pemerintahan 33,24 persen, serta Dinas Perdagangan 35,51 persen.
"Tentunya nanti di tahun depan kita harapkan kondisi sudah normal seperti tahun-tahun sebelumnya. Dan memang itu sudah tergambar di APBD tahun 2022," imbuhnya.
“Masih ada program yang sedang dan akan berjalan hingga akhir tahun. Hasil hitung-hitungan kami, angka Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) berada di kisaran Rp766 miliar,” katanya.
Adapun OPD dengan realisasi serapan tertinggi yakni di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebesar 98,36 persen. Kemudian disusul Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) 95,49 persen, dan Dinas Kearsipan 93,42 persen.
Sementara, OPD dengan realisasi serapan anggaran terendah ada di Dinas Pekerjaan Umum sebesar 29,04 persen, Bagian Tata Pemerintahan 33,24 persen, serta Dinas Perdagangan 35,51 persen.
"Tentunya nanti di tahun depan kita harapkan kondisi sudah normal seperti tahun-tahun sebelumnya. Dan memang itu sudah tergambar di APBD tahun 2022," imbuhnya.
Lihat Juga :