Manokwari Selatan Kembali Kondusif Pasca Kerusuhan di Distrik Ransiki

Jum'at, 17 Desember 2021 - 05:24 WIB
loading...
Manokwari Selatan Kembali...
Amukan ,massa di Distrik Ransiki, Manokwari Selatan merusak fasilitas negara. Kini situasi di wilayah itu mulai kondusif. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MANOKWARI SELATAN - Pascakerusuhan akibat amukan massa di Distrik Ransiki yang merusak sejumlah fasilitas pemerintah, situasi di Kabupaten Manokwari , Papua Barat, berangsur normal dan kondusif.

Aksi sekelompok massa yang melakukan tindakan pengerusakan terhadap beberapa fasilitas pemerintah dipicu adanya infomasi yang diduga hoaks atas meninggalnya salah seorang warga setempat bernama Alpius Iba yang tidak lain Kepala Kampung Dibera, Distrik Dataran Isim, Kabupaten Manokwari Selatan.

Baca juga: Breaking News! Amuk Massa Pecah di Manokwari Selatan, Aksi Dipicu Ada Warga Meninggal Usai Divaksin

Informasi hoaks itu menyebutkan, Alpius Iba meninggal pascamenerima vaksin COVID - 19 sehingga terjadi pengerusakan Kantor Bupati Manokwari Selatan dan beberapa fasilitas pemerintah serta kendaraan dinas milik Polres Manokwari Selatan.

Tak hanya itu, warga juga melakukan blokade sejumlah ruas jalan utama di Kota Ransiki dengan menggunakan ranting pohon dan kayu.

Bahkan peristiwa itu, Kasat Reskrim Polres Manokwari Selatan, Iptu Otto Woof menjadi korban. Dimana Otto Woof mengalami luka tembak yang diduga dilakukan orang tak kenal saat aparat kepolisian membubarkan massa yang anarkis.

Baca juga: Kasat Reskrim Polres Manokwari Selatan Tertembak saat Amuk Massa di Ransiki

Kondisi Kasat Reskrim saat ini dalam penanganan medis secara intensif di Rumah Sakit Angkatan Laut, Manokwari Papua Barat.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, dampak dari kejadian tersebut, terjadi reaksi dari masyarakat terkait kematian korban yang dikaitkan dengan vaksinasi.

“Aksi amuk massa yang kemudian masa melakukan blokade Jalan Trans MKW-Bintuni di Kampung Sabri, massa lalu melakukan penyerangan kepada aparat dan melakukan pengrusakan kantor bupati, pengrusakan meja dan kursi serta peralatan vidcon di lokasi pendopo tempat vaksinasi, kaca kantor bupati, Polsek Ransiki, Puskesmas Ransiki, mobil dan motor polisi dirusak,” ungkapnya.

Baca juga: Ini Penampakan Situasi Manokwari Selatan Pasca Amuk Massa Pecah

Menindaklanjuti kejadian tersebut kata Adam, Polres Manokwari Selatan di-backup Brimob dan Anggota Polda Papua Barat melakukan pengamanan serta negosiasi agar tidak melakukan tindakan anarkis, serta melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Manokwari Selatan.

“Saat ini situasi di Manokwari Selatan sudah kondusif, pemalangan sudah dibuka semua dan kumpulan masyarakat sudah bubar setelah mediasi bupati bersama kapolres dengan tokoh masyarakat kepala suku dan pihak keluarga. Kegiatan mediasi ditutup dengan penyerahan uang duka Rp300.000.000,” bebernya.

Kabid Humas mengimbau kepada masyarakat agar menyerahkan masalah ini kepada pihak kepolisian. “Masyarakat diminta agar jangan terprovokasi, serahkan masalah ini kepada pihak kepolisian,” tandasnya.

iNewsTV/Chanry Andrew Suripatty
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amuk Massa di Stadion...
Amuk Massa di Stadion Lukas Enembe Jayapura, Ini Pemicunya
TMMD ke-128, Warga Papua...
TMMD ke-128, Warga Papua Bahagia Jalan Menuju Pantai dan Sekolah Mulai Diperbaiki
1.037 Peserta Seleksi...
1.037 Peserta Seleksi CPNS dan Masyarakat Manokwari Selatan Diimbau Jaga Kamtibmas
Kesaksian Pedagang saat...
Kesaksian Pedagang saat Amuk Massa di TMP Kalibata yang Nyaris Terpanggang dalam Ruko
Kawasan TMP Kalibata...
Kawasan TMP Kalibata Mencekam, Massa Membakar Warung dan Kendaraan
Kejagung Diminta Selidiki...
Kejagung Diminta Selidiki Proyek Pembangunan Jalan Kaimana-Wasior Papua Barat
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Mendikdasmen Resmikan...
Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Teluk Bintuni, Anggaran Capai Rp17,5 Miliar
Rekomendasi
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved