Bupati Luwu Utara Ungkap Potensi Bisnis Budidaya Sagu
Selasa, 14 Desember 2021 - 13:06 WIB
loading...
A
A
A
Pada Jumat (10/12/2021) yang lalu, Indah juga banyak mengulas tentang potensi sagu dalam forum diskusi yang digelar oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian menggelar Riset pengembangan inovatif kolaboratif (RPIK) Sagu denan tema "Lovely December With Sago" di STP Unhas Makassar.
Pada kesempatan itu, Indah mengungkapkan potensi ekonomi dari pengembangan atau budidaya sagu. Dari hasil penelitian satu batang sagu di Luwu Utara bisa menghasilkan 700 kg sagu per satu batang sagu.
"Kalau kita bandingkan salah satu daerah penghasil sagu itu hanya di kisaran 250 kg sampai 350 kg per satu batang pohon sagu," jelas Indah.
"Setelah kita hitung hitung dan melakukan kajian terkait prospek bisnisnya, untuk satu hektar lahan bisa ditanami 130 sampai 150 pohon sagu dalam kurun waktu enam sampai tujuh tahun, itu bisa menghasilkan minimal Rp1 miliar rupiah, dan kita tidak perlu menanam lagi karena sagu ini terkenal bisa berkembang secara alami karena ada anakan," beber Indah.
Baca Juga: 16 Atlet Anggar Luwu Utara Siap Rebut Tiket ke Porprov Sulsel
Pada kesempatan itu, Indah mengungkapkan potensi ekonomi dari pengembangan atau budidaya sagu. Dari hasil penelitian satu batang sagu di Luwu Utara bisa menghasilkan 700 kg sagu per satu batang sagu.
"Kalau kita bandingkan salah satu daerah penghasil sagu itu hanya di kisaran 250 kg sampai 350 kg per satu batang pohon sagu," jelas Indah.
"Setelah kita hitung hitung dan melakukan kajian terkait prospek bisnisnya, untuk satu hektar lahan bisa ditanami 130 sampai 150 pohon sagu dalam kurun waktu enam sampai tujuh tahun, itu bisa menghasilkan minimal Rp1 miliar rupiah, dan kita tidak perlu menanam lagi karena sagu ini terkenal bisa berkembang secara alami karena ada anakan," beber Indah.
Baca Juga: 16 Atlet Anggar Luwu Utara Siap Rebut Tiket ke Porprov Sulsel
Lihat Juga :