ASN Bantaeng yang Belum Vaksin Terancam Tidak Terima TPP
Kamis, 09 Desember 2021 - 13:03 WIB
loading...
Bupati Bantaeng, Ilham Azikin saat memimpin rapat koordinasi bersama pimpinan OPD dan Forkopimda. Foto: Humas Pemkab Bantaeng
A
A
A
BANTAENG - Bupati Bantaeng , Ilham Azikin mengeluarkan instruksi tegas terkait vaksinasi Covid-19 di kalangan ASN. Bupati meminta Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah menunda tambahan penghasilan pegawasi (TPP) bagi ASN yang belum vaksin.
Instruksi ini disampaikan Bupati Ilham Azikin saat memimpin rapat koordinasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forkopimda baru-baru ini. Bupati menginginkan, semua ASN yang bersyarat disuntik vaksin.
Baca juga:HUT Kabupaten Bantaeng ke-767, Tiga Perusahaan Tanamkan Investasi
"Pak Kadis DPPKAD, pertimbangkan untuk menunda pembayaran TPP ASN yang belum vaksin," kata Bupati.
Ilham dalam kesempatan itu mengajak semua pihak untuk menyelesaikan vaksinasi hingga akhir tahun ini. Dia berharap kuota vaksinasi bisa terpenuhi hingga akhir tahun.
Baca juga:Festival Kaloli Iringi Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantaeng
Dia ingin agar data sejumlah desa dan kelurahan yang belum melakukan maksimal vaksinasinya dibuka kembali. Dia lalu mengajak semua desa dan kelurahan untuk melakukan vaksinasi minimal tujuh orang per dusun setiap hari untuk mencapai target herd imunity.
Instruksi ini disampaikan Bupati Ilham Azikin saat memimpin rapat koordinasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forkopimda baru-baru ini. Bupati menginginkan, semua ASN yang bersyarat disuntik vaksin.
Baca juga:HUT Kabupaten Bantaeng ke-767, Tiga Perusahaan Tanamkan Investasi
"Pak Kadis DPPKAD, pertimbangkan untuk menunda pembayaran TPP ASN yang belum vaksin," kata Bupati.
Ilham dalam kesempatan itu mengajak semua pihak untuk menyelesaikan vaksinasi hingga akhir tahun ini. Dia berharap kuota vaksinasi bisa terpenuhi hingga akhir tahun.
Baca juga:Festival Kaloli Iringi Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantaeng
Dia ingin agar data sejumlah desa dan kelurahan yang belum melakukan maksimal vaksinasinya dibuka kembali. Dia lalu mengajak semua desa dan kelurahan untuk melakukan vaksinasi minimal tujuh orang per dusun setiap hari untuk mencapai target herd imunity.
Lihat Juga :