Penampakan Banjir Kota Makassar Dipantau dari Udara

Rabu, 08 Desember 2021 - 07:07 WIB
loading...
Penampakan Banjir Kota Makassar Dipantau dari Udara
Hujan lebat selama dua hari mengekibatkan banjir merendam sebagian permukiman warga maupun areal sawah di wilayah Kota Makassar.Foto/ist
A A A
MAKASSAR - Hujan deras mengguyur sejumlah daerah di Sulawesi Selatan sejak dua hari terakhir. Banjir merendam sebagian permukiman warga maupun areal sawah di Kota Makassar. Kondisi ini terpantau video amatir warga melalui udara.

Dalam video tersebut nampak banjir masih merendam sejumlah permukiman warga. Begitu juga persawahan juga dipenuhi air bah. Meski kondisi hujan mulai reda, namun cuaca mendung dan berawan masih nampak di sana.

Baca juga: Dihantam Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bangka Selatan Rusak Parah

Banjir melanda wilayah Kota Makassar itu disebabkan tingginya curah hujan dan air laut pasang. Dengan volume air seperti itu, waduk-waduk di Kota Makassar tidak mampu menampung.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mencatat ada tujuh daerah di Sulsel yang masuk dalam kategori siaga. Ketujuh daerah ini akan mengalami dampak cuaca ekstrem hingga 7 Desember 2021. Di antaranya, Maros, Pangkep, Gowa, Makassar, Soppeng, Sidrap, dan Wajo.

Selain itu, ada juga sembilan daerah yang masuk dalam kategori waspada dampak hujan lebat. Di antaranya, Barru, Bantaeng, Bone, Takalar, Parepare, Jeneponto, Sinjai, Bulukumba, dan Pinrang.



Baca juga: Cerita Mistis Gunung Semeru dan Awal Mula Ranu Kumbolo hingga Dewi Cantik Berkebaya Kuning

Beberapa daerah bahkan sudah mengalami dampak dari cuaca buruk tersebut. Seperti di Kabupaten Soppeng, akibat intensitas hujan yang tinggi, beberapa sungai meluap sehingga terjadi banjir bandang di sejumlah kecamatan.

Kepala Sub Bagian Program Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Andi Warham Yusni menuturkan, banjir bandang melanda Kabupaten Soppeng sekitar pukul 08.30 Wita. "Akibatnya ada tiga kecamatan yang terdampak arus air sungai yang meluap," katanya.
(msd)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2508 seconds (11.97#12.26)