Kominfo Sosialisasi Migrasi ke TV Digital di Sulsel Lewat Pertunjukkan Seni Daerah

Senin, 06 Desember 2021 - 12:52 WIB
loading...
Kominfo Sosialisasi...
Kementerian Kominfo menggelar sosialisasi migrasi TV analog ke digital lewat pertunjukkan seni Sulsel. Foto: Tangkapan Layar Siaran Digital Indonesia
A A A
MAKASSAR - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus menggaungkan program Analog Switch Off (ASO) atau migrasi TV analog ke digital . Sosialisasi dilakukan dengan beragam cara, termasuk melalui pertunjukan kesenian daerah.

Model sosialisasi seperti ini dilakukan di 15 provinsi di Indonesia untuk tahun ini. Yakni Banda Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatra Utara, Papua, Bali, NTT, Sumbar, Sulut, Kalsel, Kaltim, Jogja, dan Jakarta. Terbaru sosialisasi dilaksanakan di Sulsel, Minggu (5/12/2021) malam.

Koordinator Pengelolaan SIMP dan SPPDP, Hari Purnomo menyampaikan setiap pertunjukkan kesenian daerah selalu diselipkan informasi rencana migrasi tersebut. Ada narasumber lokal yang turut dihadirkan untuk menjelaskan program ASO kepada masyarakat.

“Nah, hal lain itu sudah banyak. Jadi misalnya mau virtual, mau disiminasi informasi dalam bentuk sosialiasi offline maupun online itu sudah. Seperti di Jakarta-Bali dan sekitarnya,” ungkap Hari.

Baca Juga: Pemberlakuan ASO Tandai Digitalisasi Penyiaran secara Nasional

Dalam mensukseskan proses migrasi ini, Kominfo tidak hanya melibatkan instansi vertikal maupun lembaga penyiaran TVRI saja. Penyelenggara moks swasta pun ikut dilibatkan seperti Metro Tv, Trans Tv, MNC Tv, dan sebagainya. Mereka ikut mensosialisasikan program ASO.

“Kemudian dari segi progres MoU atau kerja samanya, termasuk harga-harganya, termasuk kalau ada diskon dari penyelenggara moks-nya itu setiap sosialisasi sering kita libatkan. Jadi tidak hanya TVRI saja. Kalau memang bisa kita berdayakan keseluruhan semua itu juga kita akan berdayakan,” kata dia.

Migrasi dari TV analog ke digital rencananya akan dilakukan secara menyeluruh pada 2 November 2022 mendatang. Makanya, sosialisasi akan lebih dimasifkan menjelang masa transisi ini. Paling tidak pada awal tahun nanti ada gerakan besar untuk mensosialisasikannya.

Termasuk bagaimana mempermudah perizinan bagi lembaga penyiaran untuk bermigrasi. Pemerimtah bahkan berencana mengusulkan adanya pemberian insentif bagi lembaga penyiaran melalui diskon di tahun pertama.

“Ini kita coba usulkan tapi nanti tergantung dari yang berwenang di sini, yakni Kementrian Keuangan, yang bisa tidaknya dan ada regulasi atau tidak. Nah ini ada beberapa hal yang kita coba selenggarakan tahun depan,” paparnya.

Adapaun manfaat yang bisa didapatkan dari penggunaan TV digital cukup banyak. Bisa dirasakan oleh lembaga penyiaran sendiri maupun masyarakat sebagai pengguna. Apalagi digitalisasi sudah menjadi tuntutan zaman.

“Kalau sekarang satu frekuensi satu izin terbit satu lembaga penyiaran. Nah ada sekitar 723 lembaga penyiran, berarti ada 723 frekuensi yang dipakai oleh lembaga penyiaran. Sementara kalau digital, satu frekuensi bisa pakai enam atau tujuh jadi bisa kita efesiensi,” tutur Hari.

Sisa frekuensi yang ada nantinya bisa dimanfaatkan untuk pengembangan sektor telekomunikasi. Pemanfaatan frekuensi itu salah satunya bisa dijadikan opsi jika terjadi blankspot untuk jaringan 4G.

“Bagi masuarakat siarannya nanti tidak ada semut-semut segala macam. Kalau digital yah suaranya jerni dan gambar lebih bagus. Kalau belum punya TV digital bisa beli Set Top Box yang semakin murah. Itu bisa untuk TV tabung dan segala macam,” sebutnya.

Kepala Dinas Kominfo Sulawesi Selatan, Amson Padolo memgaku sudah mulai memasifkan sosialisasi migrasi TV analog ke digital tahun ini. Pihaknya sudah sering berkomunikasi dengan instansi-instansi terkait di setiap kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

"Sosialisasi kita telah lakukan dengan masif cuma memang perlu dimassifkan lagi karena sebagaimana yang kita ketahui masih banyak warga kita yang berada di pelosok itu yang perlu dijangkau terkait dengan perubahan ASO dan ini kita akan melibatkan semua unsur agar mensosialisasikannya kepada masyarakat,” kata dia.

Sosialisasi melalui media juga rencana akan ia lakukan agar jangkauan informasi mengenai migrasi ASO bisa semakin luas. Begitu pula melalui spanduk, baliho, atau flyer yang dipasang di setiap kantor-kantor pemerintahan dinilai cukip efektif untuk memperkenalkan rencana migrasi ini.

“Masyarakat pada saat melihat itu akan dapat mengerti dan memahami bahwa akan ada migrasi seperti itu. Mungkin bisa dipasang di kantor-kantor pemerintah khususnya di kantor desa atau kantor lain yang dapat lebih dikenal dan di mana aktivitas masyarakat itu sangat banyak di situ,” imbuhnya.

Baca Juga: Lewat Simulcast, Ayo Nikmati Kualitas Siaran TV Digital

Kepala TVRI Stasiun Sulawesi Selatan, Jati Setyo Wahyu mengungkapkan TVRI sudah mulai lebih dahulu melaukan migrasi transmisi digital sejak 2017 lalu. Saat ini, bahkan TVRI sudah punya tiga satuan transmisi digital yang bisa melayani 13 kabupaten/kota.

“Jumlah persisnya kalau untuk di Sulsel mungkin sekitar 21 atau berapa tapi itukan nanti akan terbagi kepada tiga penyelenggara yang ada di Sulsel, dan TVRI sekarang untuk Sulsel untuk layanan Makassar sudah ada mitra yang bergabung,” bebernya.

Mengenai cara bergabung, dia menyebut prosesnya terbilang simpel. Apalagi ini dikelola langsung oleh TVRI kantor pusat. Sehingga lembaga penyiaran hanya cukup mengajukan dengan syarat minimal memiliki izin siaran.

“Yang pasti harapannya, mau tidak mau kita memang harus berubah. TVRI dalam hal ini sangat optimis dan TVRI sudah cukup lama berada di jalur migrasi bersama teman-teman Kominfo ,” terangnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asosiasi Dinas Kominfo...
Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia Gandeng Korsel Perkuat Keamanan Siber
Kejari Tahan Kadis Kominfo...
Kejari Tahan Kadis Kominfo Taput terkait Korupsi Pengadaan Internet
Bandung Spirit Jadi...
Bandung Spirit Jadi Semangat Keberlanjutan HLF MSP dan IAF ke-2 di Bali
Kominfo Edukasi Siswa...
Kominfo Edukasi Siswa SMA Ungaran Jaga Data Pribadi di Era Digital
Layanan Imigrasi Terganggu...
Layanan Imigrasi Terganggu Gara-gara PDN Kominfo Down, Silmy Karim: Konsekuensi Digitalisasi
Pos Indonesia Dukung...
Pos Indonesia Dukung Peluncuran Prangko Seri Penanda Kota Buk Renteng dalam Acara HUT ke-108 Sleman
Budi Arie Setiadi di...
Budi Arie Setiadi di Pusaran Judi Online
Kasus Korupsi PDNS Kominfo,...
Kasus Korupsi PDNS Kominfo, Budi Ari Sebut yang Laporkan Kasus Itu
Menkomdigi Copot 2 Pejabat...
Menkomdigi Copot 2 Pejabat yang Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi PDNS
Rekomendasi
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Afrika Selatan Tersingkir,...
Afrika Selatan Tersingkir, Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved