Tragis! Diperkosa Berulang Kali, Ini Penyebab Ibu Muda di Rokan Hulu Takut Lapor Polisi
Senin, 06 Desember 2021 - 05:43 WIB
loading...
Seorang ibu muda di Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, berulangkali menjadi korban pemerkosaan tetapi takut melapor. Foto/Ilustrasi
A
A
A
ROKAN HULU - Peristiwa memilukan menimpa ibu muda berinisial Z. Dia beberapa kali menjadi korban pemerkosaan para bandit di tempat yang berbeda. Bahkan ibu muda berusia 19 tahun ini, harus kehilangan bayinya yang secara sadis dibanting pelaku pemerkosaan.
Baca juga: Biadab, 4 Bandit Perkosa Ibu Muda dan Banting Bayinya hingga Tewas
Z sempat mencoba merahasiakan peristiwa pemerkosaan yang dialami secara beruntun itu kepada keluarga termasuk suaminya. Namun setelah didesak, Z yang merupakan warga Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau akhirnya mengakui telah diperkosa Andika dan kawan-kawannya.
Di hadapan keluarga, Z juga mengaku telah diperkosa di tempat dan pelaku yang berbeda-beda. Z ketakutan dan tak berani melapor, karena pelaku mengancam akan membunuh keluarganya.
Baca juga: Tangis Pecah di Simeulue, Sambut Jenazah Serda Putra Rahaldi Korban Serangan Brutal KKB
"Sejak peristiwa perkosaan pertama oleh Andika, yang korban sampai kehilangan bayinya, dia tidak mau bercerita. Dipendamnya apa yang ia rasakan. Pelaku mengancam akan membunuh korban dan semua keluarganya. Saat perkosaan, pelaku membawa senjata tajam," ucap kuasa hukum Z, Pirnando Hutagalung, Minggu (5/12/2021).
Baca juga: Biadab, 4 Bandit Perkosa Ibu Muda dan Banting Bayinya hingga Tewas
Z sempat mencoba merahasiakan peristiwa pemerkosaan yang dialami secara beruntun itu kepada keluarga termasuk suaminya. Namun setelah didesak, Z yang merupakan warga Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau akhirnya mengakui telah diperkosa Andika dan kawan-kawannya.
Di hadapan keluarga, Z juga mengaku telah diperkosa di tempat dan pelaku yang berbeda-beda. Z ketakutan dan tak berani melapor, karena pelaku mengancam akan membunuh keluarganya.
Baca juga: Tangis Pecah di Simeulue, Sambut Jenazah Serda Putra Rahaldi Korban Serangan Brutal KKB
"Sejak peristiwa perkosaan pertama oleh Andika, yang korban sampai kehilangan bayinya, dia tidak mau bercerita. Dipendamnya apa yang ia rasakan. Pelaku mengancam akan membunuh korban dan semua keluarganya. Saat perkosaan, pelaku membawa senjata tajam," ucap kuasa hukum Z, Pirnando Hutagalung, Minggu (5/12/2021).
Lihat Juga :