Pengakuan Korban Erupsi Gunung Semeru, Tak Ada Peringatan dan Gelap Gulita
Minggu, 05 Desember 2021 - 13:31 WIB
loading...
Erupsi Gunung Semeru terjadi secara tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda atau peringatan dini sebelumnya, mengakibatkan dampak erupsi cukup luar biasa.Foto/ist
A
A
A
MALANG - Erupsi Gunung Semeru terjadi secara tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda atau peringatan dini sebelumnya. Akibatnya dampak erupsi Gunung Semeru kali ini cukup luar biasa, hampir seribu orang lebih mengungsi.
Salah satu warga Desa Supit Urang Abdul Manan menyatakan, saat erupsi Gunung Semeru kemarin sore ia dan beberapa warga lain tengah beraktivitas seperti biasa di rumah. Ia kini mengungsi di salah satu masjid yang menjadi posko pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Baca juga: 8 Kecamatan Ini Terdampak Abu Vulkanik Gunung Semeru
"Jika memang kami diberi tahu akan erupsi, tentunya masyarakat sudah siap. Karena saat erupsi tengah beraktivitas seperti biasa," ucap Manaf kepada wartawan, pada Minggu pagi (5/12/2021).
Ia menambahkan, saat itu ia tengah berada di halaman rumahnya. Namun tiba - tiba suasana berubah menjadi gelap gulita seperti malam hari. Ia pun akhirnya berlari masuk ke dalam rumah bersama anaknya.
Salah satu warga Desa Supit Urang Abdul Manan menyatakan, saat erupsi Gunung Semeru kemarin sore ia dan beberapa warga lain tengah beraktivitas seperti biasa di rumah. Ia kini mengungsi di salah satu masjid yang menjadi posko pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.
Baca juga: 8 Kecamatan Ini Terdampak Abu Vulkanik Gunung Semeru
"Jika memang kami diberi tahu akan erupsi, tentunya masyarakat sudah siap. Karena saat erupsi tengah beraktivitas seperti biasa," ucap Manaf kepada wartawan, pada Minggu pagi (5/12/2021).
Ia menambahkan, saat itu ia tengah berada di halaman rumahnya. Namun tiba - tiba suasana berubah menjadi gelap gulita seperti malam hari. Ia pun akhirnya berlari masuk ke dalam rumah bersama anaknya.
Lihat Juga :