Pakubuwana VIII, Raja Keturunan Mataram Pertama yang Tidak Poligami

Sabtu, 04 Desember 2021 - 05:00 WIB
loading...
Pakubuwana VIII, Raja...
Sri Susuhunan Pakubuwana VIII adalah raja Kasunanan Surakarta yang memerintah tahun 1858–1861. (ist)
A A A
Sri Susuhunan Pakubuwana VIII adalah raja Kasunanan Surakarta yang memerintah tahun 1858–1861. Nama aslinya adalah Raden Mas Kuseini, putra Pakubuwana IV yang lahir dari istri selir bernama KRAy. Rantansari, putri R.Ng Jayakartika, seorang menteri Surakarta.

Pakubuwana VIII naik tahta pada tanggal 17 Agustus 1858 menggantikan adik tirinya yaitu Pakubuwana VII yang meninggal dunia sebulan sebelumnya.

Pakubuwana VIII naik takhta pada usia lanjut, yaitu pada usia 69 tahun karena Pakubuwana VII tidak memiliki putra mahkota.

Ia berhak menyandang gelar Sri Susuhunan Pakubuwana VIII. Selama era kepemimpinannya situasi Kasunanan Surakarta baik-baik saja, tanpa mengalami polemik yang berarti, baik dari internal keraton maupun dari luar, termasuk dari pemerintah kolonial Hindia Belanda.

Bagi Belanda sendiri, tidak sulit mengatur Pakubuwana VIII yang sudah renta itu. Sang raja tua yang memang tidak ingin mencari perkara selalu menuruti kemauan Belanda.

Pakubuwana VIII menerapkan gaya kepemimpinan dengan konsep konvensional berdasarkan adat, kebiasaan, dan kelaziman. Maka itu, selama ia berkuasa, tidak banyak terjadi gejolak di antara kerabat keraton. Pakubuwana VIII juga dikenal sebagai sosok raja yang mudah bergaul dan akrab dengan berbagai kalangan.

Pemerintahannya berjalan selama tiga tahun hingga akhir hayatnya, sehingga menjadikannya penguasa Surakarta yang paling singkat masa jabatannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Riwayat Pendidikan Gusti...
Riwayat Pendidikan Gusti Purbaya, Resmi Dinobatkan sebagai Paku Buwono XIV
Penjelasan Lembaga Dewan...
Penjelasan Lembaga Dewan Adat Keraton Solo soal Sosok Dani Nur Adiningrat
Sosok Dani Nur Adiningrat...
Sosok Dani Nur Adiningrat yang Usulkan Solo Jadi Daerah Istimewa, Pernah Dituduh Kumpul Kebo
Rekomendasi
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Berita Terkini
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved