Kasatkorwil Banser Jatim Perintahkan Buru Penghina Rais Aam PBNU

Minggu, 28 November 2021 - 20:02 WIB
loading...
Kasatkorwil Banser Jatim Perintahkan Buru Penghina Rais Aam PBNU
Kasatkorwil Banser Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Irsyad Yusuf memerintahkan jajarannya untuk memburu penghina Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.Foto/dok
A A A
PASURUAN - Kasatkorwil Banser (Barisan Ansor Serbaguna) Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Irsyad Yusuf memerintahkan jajarannya untuk memburu penghina Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

Perintah tegas itu dikeluarkan untuk menyikapi aksi unjuk rasa di depan kantor PBNU Kramat Jakarta Pusat, Jumat kermarin, yang menghina Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

”Sikap banser jawa timur sangat tegas. Jangan sampai menyentuh kiai-kiai kita Apalagi menjelek-jelekan martabat kiai. Saya sebagai kasatkorwil Banser tidak pernah bawa tongkat komando seperti ini. Tapi kalau sudah saya bawa ini, berarti Banser Jatim akan mengejar siapapun yang akan menjatuhkan dan merongrong Nahdlatul Ulama,” kata Kasatkorwil Banser Jatim Irsyad Yusuf, Minggu (28/11/2021).

Baca juga: GP Ansor DKI Minta Marwah Kiai Harus Dijaga

Terpisah, Ketua Pimpinan Wilayah DKI Jakarta, Saiful Rahmat Dasuki menyayangkan pernyataan massa aksi yang ber demo di depan Gedung PBNU. "Kami mengecam keras terhadap oknum-oknum yang mengaku kader NU tapi perilakunya jauh dari ajaran-ajaran NU," ujar Saiful dalam keterangannya, Sabtu (27/11/ 2021).

Saiful juga menilai, pernyataan tersebut sudah memicu kegaduhan dan emosi seluruh kader NU. Sebab, posisi Rais Aam wajib dijaga marwah dan nama baiknya, terlebih menjelang perhelatan Muktamar ke-34 NU.



"Dinamika menjelang muktamar merupakan hal biasa. Namun tetap menjaga kehormatan dan marwah para kiai," ucap Saiful. Atas dasar itu, Saiful mendesak, agar oknum tersebut segera meminta maaf. “Kami meminta oknum tersebut untuk meminta maaf secara terbuka kepada Rais Aam dan seluruh Keluarga Besar NU," katanya.

Diketahui aksi yang dilakukan oleh kelompok Gerakan Santri Kultural. Aksi tersebut diketahui berisi desakan agar mempercepat perhelatan Muktamar NU ke-34 pada 17 Desember 2021.
(msd)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1728 seconds (10.177#12.26)