Ditemukan Kasus Positif COVID-19, PTM 22 Sekolah di Cimahi Distop

Jum'at, 26 November 2021 - 19:09 WIB
loading...
Ditemukan Kasus Positif COVID-19, PTM 22 Sekolah di Cimahi Distop
Sebanyak 22 sekolah di Kota Cimahi terpaksa harus menghentikan sementara aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM) akibat ada siswa dan guru positif COVID-19. (Ist)
A A A
BANDUNG BARAT - Sebanyak 22 sekolah di Kota Cimahi terpaksa harus menghentikan sementara aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM) akibat ada siswa dan guru positif COVID-19.

Data Dinas Pendidikan yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Cimahi, mencatat ada 30 siswa SD dan SMP yang dinyatakan positif terpapar COVID-19 . Mereka adalah siswa dan guru yang berasal dari 22 sekolah tersebar di sejumlah wilayah baik di zona tengah, selatan, dan utara.

"Dari total 1.071 sampel yang menjalani swab test PCR acak, ada 30 yang hasilnya positif. Mereka dari 22 sekolah baik SD maupun SMP," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Harjono, Jumat (26/11/2021).

Dia menyebutkan, dari total 30 yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut, sudah ada tiga orang yang dinyatakan sembuh. Mereka adalah guru, sehingga saat ini tinggal menyisakan 27 lagi yang masih terkonfirmasi positif.

Kendati begitu di 22 sekolah yang terdapat kasus COVID-19 semua aktivitas PTM ditutup sementara selama 14 hari dalam rangka sterilisasi.
Sementara untuk kegiatan PTM di sekolah lainnya tetap berjalan mengingat kasusnya saat ini masih dibawah 5 persen.

"Yang PTM-nya dihentikan sementara hanya di sekolah yang muncul kasus dan diganti dengan pembelajaran online (daring). Kalau sekolah yang lain tetap menjalankan PTM," sebutnya. Baca: Ibu Digugat 2 Anak Kandungnya Sendiri, PN Boyolali Cek Langsung Lahan Sengketa.



Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya belum bisa merinci sumber penularan COVID-19 terhadap puluhan guru dan siswa tersebut. Namun berdasarkan hasil pelacakan yang dilakukan Dinas Kesehatan, ada sejumlah sekolah yang gurunya harus menjalani swab sebab menjadi kontak erat.

"Untuk penularannya belum tentu dari kegiatan PTM di sekolah. Bisa saja mereka tertular dari rumah atau saat berkegiatan di luar kota," pungkasnya. Baca Juga: Kabar Duka, 4 Bayi Kembar Warga Bandung Barat Semuanya Meninggal Dunia.
(nag)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2589 seconds (11.97#12.26)