KSAD Panen Sayur dan Buah di Kodam Kasuari Papua Barat

Jum'at, 26 November 2021 - 19:06 WIB
loading...
KSAD Panen Sayur dan Buah di Kodam Kasuari Papua Barat
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersama Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa meninjau Kebun Kasuari Green di Markas Kodam Kasuari, Manokwari. Foto/Pendam XVIII/Kasuari
A A A
MANOKWARI - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersama Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa meninjau Kebun Kasuari Green di kompleks Markas Kodam Kasuari, Arfai, Manokwari, Papua Barat, Kamis (24/11/2021).

KSAD Panen Sayur dan Buah di Kodam Kasuari Papua Barat


Kegiatan tersebut dilaksanakan di sela-sela kunjungan KSAD bersama Ketua Umum Persit KCK Rahma Dudung Abdurachman ke wilayah timur Indonesia, termasuk Kodam Kasuari untuk bertemu dan memberikan pengarahan kepada para Komandan Satuan (Dansat).

Baca juga: KSAD Dudung ke Prajurit Kodam Kasuari: Cintai Masyarakat Papua Layaknya Mencintai Diri Sendiri

Selain meninjau Kasuari Green, KSAD juga berkesempatan untuk memanen buah semangka dan sayuran kol serta menanam pohon durian. Selain memanen hasil kebun, KSAD juga mencicipi langsung buah semangka yang dipanennya bersama para prajurit dan Persit Kodam Kasuari.

KSAD bersama rombongan menuju kebun menumpang mobil yang dikendarai Pangdam. Saat mencicipi buah semangka yang dipanennya, KSAD mengatakan semangka tersebut lezat, manisa dan kandungan airnya tidak terlalu banyak.



"Semangkanya manis sekali, tidak terlalu banyak air jadi rasanya renyah," kata KSAD sambil menikmati buah semangka.

Dudung menilai keberadaan Kasuari Green yang ada di Kodam Kasuari merupakan suatu hal yang sangat positif dan luar biasa karena selain melestarikan lingkungan juga dapat memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan Kodam Kasuari dan sekitarnya.

‘’Kebun Kasuari Green ini menurut saya inisiatif yang luar biasa, artinya dari situasi kondisi yang sangat terbatas seperti di Papua dan sangat sulit seperti masa pendemi COVID-19. Tetapi Kodam Kasuari masih bisa bercocok tanam," katanya.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2955 seconds (11.97#12.26)