alexametrics

Orangtua Bayi Kembar Tiga di Muba, Penerima Bantuan Rutin dari Pemerintah

loading...
Orangtua Bayi Kembar Tiga di Muba, Penerima Bantuan Rutin dari Pemerintah
Bayi kembar tiga David Ramadhan, Dafa Alfarizi, dan Dani Ardafa, lahir di RSUD Sekayu 10 Mei 2020 lalu.
A+ A-
SEKAYU - Rasa syukur dan bahagia pasangan suami istri (pasutri) Edi Yanto dan Reni Marlina warga Desa Toman Dusun 1 RT 8 Kecamatan Babat Toman Musi Banyuasin tidak hanya sebatas sudah sejak lama rutin mendapat bantuan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Rasa bahagia keduanya juga bertambah ketika pada Minggu 10 Mei lalu pasutri ini diberkahi tiga anak kembar sekaligus yang dilahirkan di RSUD Sekayu.

Seperti dilansir dari media elektronik dan daring, sang Ibu Reni Marlina merupakan guru honorer di SD Negeri Bedeng Seng Desa Bangun Sari Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba dan sang suami Edi bekerja menjadi buruh sadap karet yang berpenghasilan tidak tetap.

Selain mendapatkan bayi kembar tiga, keluarga ini mempunyai tiga anak lainnya, yang tertua pelajar di SMK Ulak Paceh Kecamatan Lawang Wetan, dan dua lagi sekolah di SMP Muhamadiyah. Sehingga pasutri tersebut telah diberkahi enam orang anak. "Ketiga bayi kembar kami diberi nama David Ramadhan, Dafa Alfarizi, dan Dani Ardafa. Ketiganya lahir dengan berat badan David 1,8 kg, Danu dan Dani beratnya 1,75 kg, Alhamdulillah semua kondisinya dalam keadaan sehat," ungkap Edi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Muba Drs Ahmad Nasuhi menyebutkan pasutri Edi dan Reni sudah mendapatkan rutin bantuan Pemkab Muba berupa PKH. "Alhamdulillah sudah sejak lama warga kita pasutri Edi dan Reni ini sudah tercover bantuan PKH, setidaknya bisa meringankan beban hidup mereka sehari-hari," ucapnya.

Nasuhi merinci, bantuan PKH yang sudah disalurkan yakni jumlah setiap pencairan Rp700.000 dan pencairan tahun 2020 tahap 1 Rp1.300.000, Tahap 2 Rp1.100.000. "Kemudian, pada April lalu mendapatkan Rp400.000 dan Mei Rp400.000," terangnya.

Tidak hanya itu, Nasuhi menambahkan pasutri Edi dan Reni juga mendapatkan bantuan BPNT rutin setiap bulannya. "Ditambah program sembako rutin tiap bulan lengkap dengan beras 10 kg, telor, kacang merah, kentang dan hewani/ikan asin yang nominalnya Rp200.000," urainya.

Sementara itu Camat Babat Toman Aswin membenarkan atas nama pasutri Edi dan Reni adalah warga yang saat ini berdomisili di Babat Toman, tetapi KTP yang bersangkutan masih warga Batanghari Leko. "Betul pasutri dimaksud melahirkan bayi kembar tiga yang semuanya sehat dan pasutri dimaksud selama ini juga telah mendapatkan bantuan," imbuhnya.

"Staf Kecamatan juga sudah turun meninjau langsung dan sempat bertanya sama yang bersangkutan bahwa memang pak Edi Yanto sudah mendapatkan bantuan PKH dan BPNT tapi melalui Pemerintah Kecamatan BHL sesuai dengan alamat di KTP yang bersangkutan," tambahnya.
(alf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak