Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4, Satu Meninggal, 2 Berat Badannya Hanya 800 Gram

Rabu, 24 November 2021 - 18:22 WIB
Ibu Muda Lahirkan Bayi Kembar 4, Satu Meninggal, 2 Berat Badannya Hanya 800 Gram
RSUD Cibabat, Kota Cimahi, merawat dua dari tiga anak kembar yang dilahirkan warga Cisarua, KBB, karena berat badannya masih kurang dari 1.800 gram. Foto/Dok.MPI
A A A
BANDUNG BARAT - Bayi kembar empat yang dilahirkan oleh Titin Fatimah (26) warga Kampung Paratag RT 01/02, Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kini tengah menjalani perawatan di RSUD Cibabat, Kota Cimahi.

Pasalnya kondisi dua bayi yang sedang dirawat itu berat badannya belum ideal sehingga masih harus mendapatkan penanganan intensif mengingat dilahirkan dalam usia kandungan 26 minggu atau kurang dari 7 bulan.

Baca juga: Ibu Muda di Bandung Barat Lahirkan Bayi Kembar 4 di Usia Kandungan 26 Minggu

"Tadinya sempat tiga-tiganya dibawa ke sini (RSUD Cibabat), tapi yang satu sudah dibolehkan dibawa pulang dan tinggal dua lagi yang masih dirawat," terang Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang, RSUD Cibabat, Cimahi, dr. Ars Agustiningsih, Rabu (24/11/2021).

Dia menerangkan, memang bayi yang dilahirkan tersebut kembar empat dan dilahirkan di rumah dengan pertolongan bidan. Hanya saja satu bayi meninggal dunia tidak lama setelah dilahirkan, sehingga hanya tiga bayi yang sempat dibawa ke RSUD Cibabat.

Untuk dua bayi yang sedang menjalani perawatan keduanya berjenis kelamin perempuan. Mereka dirawat karena, berat badannya sangat tidak ideal, yakni hanya sekitar 800 gram atau sekitar 8 ons. Jadi pihaknya belum mengizinkan orang tuanya untuk membawa pulang.



Baca juga: Ribuan Orang dari 2 Kelompok Massa Bentrok Diduga Rebutan Limbah di Karawang

"Kalau berat badannya sudah mencapai minimal 1.800 gram boleh dibawa pulang, kalau sekarang beratnya masih 800 gram," sebutnya.

Menurutnya, bayi kembar empat sekaligus biasanya lebih berisiko masuk kategori Berat Badan Lebih Rendah (BBLR). Sehingga memang perlu dirawat intensif sampai berat badannya memungkinkan untuk dipulangkan. "Kita fokuskan penanganan agar berat badannya cepat naik," kata dia.

Seperti diketahui warga Cisarua, KBB, digegerkan dengan kelahiran empat bayi kembar yang lahir diusia kandungannya yang masih kurang dari tujuh bulan. Empat bayi tersebut dilahirkan oleh Titin Fatimah (26) istri dari Encang Supriatna. Namun sayang anak keempat yang lahir pukul 03.30 WIB berjenis kelamin lelaki meninggal dunia usai dilahirkan.
(msd)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1434 seconds (10.55#12.26)