Kanwil DJPB Audensi Pemberian Dukungan ke Batola
Selasa, 23 November 2021 - 15:48 WIB
loading...
A
A
A
Di hadapan Bupati Noormiliyani dan jajaran, Sulaimansyah mengutarakan, tentang peran dan fungsi Kanwil DJPB Kalsel terkait pencairan dana APBN, pengendalian, pembinaan, dan supervisi belanja APBN, administrasi peneriman negara, peyusunan laporan keuangan pemerintah pusat, pembinan dan supervisi BLU, serta monitoring dan evaluasi.
Di samping, lanjutnya, Kanwil DJPB Kalsel juga mempunyai tugas melakukan kajian dampak perekonomian terhadap fiskal, analisis dan eveluasi penyerapan belanja APBD dan APBDes, mendampingi dalam menghubungkan berbagai kebijakan fiskal pusat dengan daerah, serta pembinaan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
Bupati Batola Hj Noormiliyani AS mengapresiasi langkah yang dilakukan Kanwil DJPB Kalsel terutama dalam hal sinergitas pengelolaan keuangan sehingga diharapkan lebih membuka peluang dalam hal penyerapan dana dari Pemerintah Pusat.
Di kesempatan pertemuan mantan Ketua DPRD Kalsel ini juga mengutarakan terdapat kendala dalam hal peneriman pajak dan retribusi lantaran sulitnya membuat peraturan daerah terkait pengoperasian incinerator.
Noormiliyani mengharapkan melalui MoU dengan Kanwil DJPB Kalsel diharapkan ada solusi dalam pemanfaatn incinerator yang direncanakan berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dalam upaya mendongkrak PAD Batola.
Sementara Sekdakab Batola, Zulkipli Yadi Noor menyatakan, permasalahan yang akan dirasakan Batola nantinya terkait adanya penerimaan 1.400 pegawai membutuhkan cadangan anggaran sekitar Rp80 miliar. Sementara jatah tambahan DAU Pusat hanya sekitar Rp24 miliar. Sementara kekurangannya menjadi beban daerah yang diperkirakan akan menggerus anggaran pembangunan. Zulkipli mengharapkan melalui Kanwil DJPB Kalsel bisa memberi solusi jalan keluar bagi Batola. CM
Di samping, lanjutnya, Kanwil DJPB Kalsel juga mempunyai tugas melakukan kajian dampak perekonomian terhadap fiskal, analisis dan eveluasi penyerapan belanja APBD dan APBDes, mendampingi dalam menghubungkan berbagai kebijakan fiskal pusat dengan daerah, serta pembinaan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
Bupati Batola Hj Noormiliyani AS mengapresiasi langkah yang dilakukan Kanwil DJPB Kalsel terutama dalam hal sinergitas pengelolaan keuangan sehingga diharapkan lebih membuka peluang dalam hal penyerapan dana dari Pemerintah Pusat.
Di kesempatan pertemuan mantan Ketua DPRD Kalsel ini juga mengutarakan terdapat kendala dalam hal peneriman pajak dan retribusi lantaran sulitnya membuat peraturan daerah terkait pengoperasian incinerator.
Noormiliyani mengharapkan melalui MoU dengan Kanwil DJPB Kalsel diharapkan ada solusi dalam pemanfaatn incinerator yang direncanakan berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dalam upaya mendongkrak PAD Batola.
Sementara Sekdakab Batola, Zulkipli Yadi Noor menyatakan, permasalahan yang akan dirasakan Batola nantinya terkait adanya penerimaan 1.400 pegawai membutuhkan cadangan anggaran sekitar Rp80 miliar. Sementara jatah tambahan DAU Pusat hanya sekitar Rp24 miliar. Sementara kekurangannya menjadi beban daerah yang diperkirakan akan menggerus anggaran pembangunan. Zulkipli mengharapkan melalui Kanwil DJPB Kalsel bisa memberi solusi jalan keluar bagi Batola. CM
(srf)
Lihat Juga :