Kisah Polwan Cantik Bripda Agatha Jadi Guru Les Gratis Anak-anak Desa di Bukit Menoreh
Senin, 22 November 2021 - 05:33 WIB
loading...
A
A
A
Bagi warga dan anak-anak desa, Agatha merupakan sosok yang supel dan baik. Meski menjadi seorang polwan, namun Agatha piawai mengajari mereka berbagai mata pelajaran terutama matematika. "Senang bisa belajar di sini. Mudah menerima pelajarannya," ujar Azril Azuansyah, salah satu anak dusun yang turut pelajaran tambahan secara gratis.
![Kisah Polwan Cantik Bripda Agatha Jadi Guru Les Gratis Anak-anak Desa di Bukit Menoreh]()
Dengan pelajaran tambahan yang digelar secara gratis ini, orang tua siswa pun terbantu mengejar ketinggalan pelajaran akibat pandemi COVID-19 yang berlangsung hingga berbulan-bulan. Salah satu orang tua, Sugiyanti mengaku, pelajaran tambahan gratis ini sangat membantu. "Anak-anak menjadi fokus belajar, dan ini sangat membantu kita para orang tua," ungkapnya.
Kegiatan pelajaran tambahan gratis yang diberikan, diharapkan dapat menjadi upaya optimalisasi pendidikan pasca pembelajaran daring. Pasalnya, tak sedikit siswa sekolah ternyata banyak yang kesulitan memecahkan soal atau pelajaran yang diterima secara online.
Baca juga: Mengerikan! 29 Mahasiswi dari Kampus Ternama di Bali Jadi Korban Kekerasan Seksual
Kapolres Kulonprogo, AKBP Muharomah Fajarini mengatakan, sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Bripda Agatha Dian menjadi guru bagi anak-anak dusun terpencil. "Agatha salah satu anggota polisi yang cukup berprestasi," tegasnya.
Dia juga mengatakan, kiprah Agatha di dunia pendidikan ini, diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi anggota yang lain maupun masyarakat umum, agar dapat membantu warga lainnya di tengah masa sulit pandemi COVID-19.
Agatha dan sejumlah relawan lainnya, berencana akan terus memberikan pelajaran tambahan secara gratis dengan menyasar anak-anak yang tinggal di pelosok desa, dan kesulitan mendapatkan akses internet.

Dengan pelajaran tambahan yang digelar secara gratis ini, orang tua siswa pun terbantu mengejar ketinggalan pelajaran akibat pandemi COVID-19 yang berlangsung hingga berbulan-bulan. Salah satu orang tua, Sugiyanti mengaku, pelajaran tambahan gratis ini sangat membantu. "Anak-anak menjadi fokus belajar, dan ini sangat membantu kita para orang tua," ungkapnya.
Kegiatan pelajaran tambahan gratis yang diberikan, diharapkan dapat menjadi upaya optimalisasi pendidikan pasca pembelajaran daring. Pasalnya, tak sedikit siswa sekolah ternyata banyak yang kesulitan memecahkan soal atau pelajaran yang diterima secara online.
Baca juga: Mengerikan! 29 Mahasiswi dari Kampus Ternama di Bali Jadi Korban Kekerasan Seksual
Kapolres Kulonprogo, AKBP Muharomah Fajarini mengatakan, sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Bripda Agatha Dian menjadi guru bagi anak-anak dusun terpencil. "Agatha salah satu anggota polisi yang cukup berprestasi," tegasnya.
Dia juga mengatakan, kiprah Agatha di dunia pendidikan ini, diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi anggota yang lain maupun masyarakat umum, agar dapat membantu warga lainnya di tengah masa sulit pandemi COVID-19.
Agatha dan sejumlah relawan lainnya, berencana akan terus memberikan pelajaran tambahan secara gratis dengan menyasar anak-anak yang tinggal di pelosok desa, dan kesulitan mendapatkan akses internet.
(eyt)
Lihat Juga :