DPK Provinsi Sulsel Dukung Pengembangan Literasi di Wajo
Minggu, 21 November 2021 - 20:23 WIB
loading...
Bupati Wajo, Amran Mahmud memberi sambutan dalam rangka Roadshow Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan, di Kabupaten Wajo, Minggu (21/11/2021). Foto: Sindonews/Reza Pahlevi
A
A
A
WAJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo menyambut kedatangan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan dalam Roadshow Pengembangan Kegemaran Membaca, di Kabupaten Wajo, Minggu (21/11/2021).
Kepala UPT Perpustakaan DPK Sulsel, Abdul Hadi mengatakan, untuk mendorong pengembangan literasi di tengah serbuan era digitalisasi seperti saat ini, pemerintah dituntut untuk cermat melakukan berbagai upaya agar minat baca anak-anak tetap ada.
Baca Juga: Wajo Raih Penghargaan Kabupaten Sehat 4 Kali Beruntun
Di zaman globalisasi saat ini, buku memang dapat kita baca dengan fisiknya atau juga bisa dengan digital. Minat baca dikalangan masyarakat perlu di dorong agar penyebaran dari berbagai disiplin ilmu dapat di ketahui oleh masyarakat dari level anak-anak hingga dewasa.
"Peran orang tua dan guru dalam memberi pemahaman kepada siswa untuk giat membaca menumbuhkan minat baca , dimulai sejak dini melihat anak-anak sekarang lebih menyukai media gawai dibandingkan membaca buku," pungkasnya.
Kepala UPT Perpustakaan DPK Sulsel, Abdul Hadi mengatakan, untuk mendorong pengembangan literasi di tengah serbuan era digitalisasi seperti saat ini, pemerintah dituntut untuk cermat melakukan berbagai upaya agar minat baca anak-anak tetap ada.
Baca Juga: Wajo Raih Penghargaan Kabupaten Sehat 4 Kali Beruntun
Di zaman globalisasi saat ini, buku memang dapat kita baca dengan fisiknya atau juga bisa dengan digital. Minat baca dikalangan masyarakat perlu di dorong agar penyebaran dari berbagai disiplin ilmu dapat di ketahui oleh masyarakat dari level anak-anak hingga dewasa.
"Peran orang tua dan guru dalam memberi pemahaman kepada siswa untuk giat membaca menumbuhkan minat baca , dimulai sejak dini melihat anak-anak sekarang lebih menyukai media gawai dibandingkan membaca buku," pungkasnya.
Lihat Juga :