Tuntut Partai Komunis China, Negara Bagian AS Minta Ganti Rugi Pandemi Corona
Rabu, 22 April 2020 - 17:48 WIB
loading...
Sejumlah pendemo ikut ambil bagian dalam demonstrasi anti-lockdown di Kansas City, Missouri. Foto/Getty Images
A
A
A
WASHINGTON - Negara Bagian Amerika Serikat, Missouri, menggugat Partai Komunis China ke pengadilan federal setempat. Pemerintah Missouri menuduh Partai Komunis China selaku pemegang kekuasaan di Negeri Tirai Bambu tidak melakukan tindakan yang cukup untuk menghentikan pandemi Covid-19.
Dalam dokumen pengadilan yang diserahkan pada hari Selasa kemarin, Jaksa Agung Missouri Eric Schmitt menuding China tidak berbuat banyak untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di seluruh dunia, sehingga menyebabkan wabah yang dinilainya tidak perlu dan bisa dicegah.
Missouri hingga Selasa melaporkan 189 kasus kematian akibat virus corona, setengah dari korban berada di St Louis. Gugatan itu mengincar ganti rugi atas hilangnya banyak nyawa, penderitaan manusia, dan kekacauan ekonomi yang telah terjadi di negara bagian tersebut.
Selain menuntut ganti rugi dalam jumlah yang tidak ditentukan, Pemerintah Missouri juga menuding China menimbun peralatan pelindung medis.
"Pemerintah China berbohong kepada dunia mengenai bahaya dan sifat penyebaran Covid-19, membungkam orang-orang yang berupaya memperingatkan, dan tidak berbuat banyak menghentikan penyebaran penyakit. Mereka harus dimintai pertanggungjawaban atas tindakan mereka," sebut Schmitt dalam pernyataannya, dikutip dari BBC, Rabu (22/4/2020).
Dalam dokumen pengadilan yang diserahkan pada hari Selasa kemarin, Jaksa Agung Missouri Eric Schmitt menuding China tidak berbuat banyak untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di seluruh dunia, sehingga menyebabkan wabah yang dinilainya tidak perlu dan bisa dicegah.
Missouri hingga Selasa melaporkan 189 kasus kematian akibat virus corona, setengah dari korban berada di St Louis. Gugatan itu mengincar ganti rugi atas hilangnya banyak nyawa, penderitaan manusia, dan kekacauan ekonomi yang telah terjadi di negara bagian tersebut.
Selain menuntut ganti rugi dalam jumlah yang tidak ditentukan, Pemerintah Missouri juga menuding China menimbun peralatan pelindung medis.
"Pemerintah China berbohong kepada dunia mengenai bahaya dan sifat penyebaran Covid-19, membungkam orang-orang yang berupaya memperingatkan, dan tidak berbuat banyak menghentikan penyebaran penyakit. Mereka harus dimintai pertanggungjawaban atas tindakan mereka," sebut Schmitt dalam pernyataannya, dikutip dari BBC, Rabu (22/4/2020).
Lihat Juga :