Pemerintah Kabupaten Banyuasin Salurkan Bantuan di 21 Kecamatan
Rabu, 22 April 2020 - 17:41 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau semua bergotong royong, mudah-mudahan persoalan dampak covid termasuk pencegahan penyebarannya bisa kita atasi secara bersama-sama," tegasnya.
Askolani juga menjelaskan, bantuan sosial dampak Covid-19 dalam waktu dekat ini juga akan distribusikan, namun bukan berupa sembako melainkan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Dan saat ini sudah dalam tahap verifikasi dan validasi data rumah tangga yang akan menerima bantuan tersebut.
"Bantuan akan di transfer ke rekening masing-masing masyarakat, jadi bukan dalam bentuk sembako. Opsi ini dipilih untuk mempermuda pendistribusian sehinga tidak terjadi kerumunan massa untuk mencegah penyebaran virus covid19, atau terjadi keributan seperti di beberapa daerah," jelasnya.
Untuk menyalurkan BLT tersebut, kata Askolani, pihaknya menggandeng Bank Sumsel Babel dan BRI untuk mentransfer bantuan tunai tersebut. Jadi pada saat pendataan rumah tangga penerima sudah dimintai KTP, KK dan nama orang tua perempuan.
"Ini untuk membuat rekening si penerima dan mereka tidak perlu datang ke bank, karena semuanya sudah dipermudah oleh pihak bank. Termasuk proses pencairan mereka cukup tunggu di desa, petugas bank yang akan datang atau menggunakan BRI-link yang ada di warung-warung yang ada di Desa," jelasnya.
Askolani juga menjelaskan, bantuan sosial dampak Covid-19 dalam waktu dekat ini juga akan distribusikan, namun bukan berupa sembako melainkan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Dan saat ini sudah dalam tahap verifikasi dan validasi data rumah tangga yang akan menerima bantuan tersebut.
"Bantuan akan di transfer ke rekening masing-masing masyarakat, jadi bukan dalam bentuk sembako. Opsi ini dipilih untuk mempermuda pendistribusian sehinga tidak terjadi kerumunan massa untuk mencegah penyebaran virus covid19, atau terjadi keributan seperti di beberapa daerah," jelasnya.
Untuk menyalurkan BLT tersebut, kata Askolani, pihaknya menggandeng Bank Sumsel Babel dan BRI untuk mentransfer bantuan tunai tersebut. Jadi pada saat pendataan rumah tangga penerima sudah dimintai KTP, KK dan nama orang tua perempuan.
"Ini untuk membuat rekening si penerima dan mereka tidak perlu datang ke bank, karena semuanya sudah dipermudah oleh pihak bank. Termasuk proses pencairan mereka cukup tunggu di desa, petugas bank yang akan datang atau menggunakan BRI-link yang ada di warung-warung yang ada di Desa," jelasnya.
(don)
Lihat Juga :