Ketua Panitia Buka Suara, Musdalub Hanura Sulsel Disebut Cacat Prosedur
Kamis, 18 November 2021 - 11:36 WIB
loading...
Suasana Musdalub DPD Hanura Sulsel. Polemik yang terjadi saat musdalub terus terjadi dalam internal partai ini. Foto: Sindonews/Muhaimin Sunusi
A
A
A
MAKASSAR - Ketua Panitia musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) DPD Hanura Sulsel , M Sjukri Sopamena akhirnya buka suara perihal polemik yang terjadi belakangan ini. Agenda itu digelar di Hotel Sutomo, Makassar (28/10/2021) lalu.
Sjukri mengakui proses pelaksanaan pemilihan ketua itu, memang cacat prosedur. Sehingga klaim tentang keterpilihan Wahyuddin sebagai Ketua DPD , sejatinya tidak sah.
Baca Juga: Meski Ditolak 16 DPC, Wahyuddin Ngotot Bikin Struktur DPD Hanura Sulsel
Dia menjelaskan, awalnya figur eksternal bisa maju di Musdalub DPD Hanura Sulsel . Namun belakangan, DPP Hanura melalui Plt Ketua DPD, Arwani Syaerozi dan Ferdinand Nainggolan menghalangi ruang eksternal dengan menutup pendaftaran calon ketua lebih cepat.
"Kami komunikasi dengan Pak Plt, dan diminta pendaftaran ditutup. Padahal baru tanggal 25 (Oktober 2021), tapi diminta ditutup dan figur eksternal yang mau maju disebut sudah terlambat," kata Sjukri saat ditemui di Makassar.
Sjukri mengakui proses pelaksanaan pemilihan ketua itu, memang cacat prosedur. Sehingga klaim tentang keterpilihan Wahyuddin sebagai Ketua DPD , sejatinya tidak sah.
Baca Juga: Meski Ditolak 16 DPC, Wahyuddin Ngotot Bikin Struktur DPD Hanura Sulsel
Dia menjelaskan, awalnya figur eksternal bisa maju di Musdalub DPD Hanura Sulsel . Namun belakangan, DPP Hanura melalui Plt Ketua DPD, Arwani Syaerozi dan Ferdinand Nainggolan menghalangi ruang eksternal dengan menutup pendaftaran calon ketua lebih cepat.
"Kami komunikasi dengan Pak Plt, dan diminta pendaftaran ditutup. Padahal baru tanggal 25 (Oktober 2021), tapi diminta ditutup dan figur eksternal yang mau maju disebut sudah terlambat," kata Sjukri saat ditemui di Makassar.
Lihat Juga :